Perbankan

Masa Depan Cerah, Bangkok Bank Komitmen terhadap Strategi Connecting ASEAN

Jakarta – Presiden Bangkok Bank, Chartsiri Sophonpanich, mengaku optimistis akan masa depan ekonomi ASEAN yang terus menggeliat dengan berbagai indikator positif.

“Kami sangat optimistis terhadap masa depan ASEAN. Kawasan ini merupakan rumah bagi lebih dari 650 juta orang, kelas menengah muda yang tengah berkembang, pasar yang beragam dan sumber daya yang kaya, dan berada dalam jalur untuk menjadi negara dengan perekonomian terbesar ke-4 di dunia pada 2030,“ ujar Chartsiri, dalam wawancara dengan Infobanknews dan beberapa media lainnya di Bangkok, Thailand, Kamis, 21 November 2024.

Baca juga : Cashless Kian Populer, Bangkok Bank Kembangkan Interoperabilitas QR Code Lintas Negara

Bangkok Bank merupakan satu-satunya bank komersial asal Thailand yang memiliki kehadiran signifikan di Tiongkok sejak 1986. Pada 2009, operasionalnya berkembang menjadi anak perusahaan penuh, Bangkok Bang (Tiongkok), yang berbasis di Shanghai.

Ia menambahkan, Asia Tenggara semakin dipandang sebagai wilayah strategis bagi perusahaan dan investor.

“Inilah sebabnya kami berkomitmen terhadap strategi Connecting ASEAN untuk memfasilitasi perdagangan dan investasi di kawasan ini dan sekitarnya serta membantu pelanggan kami mencapai tujuan mereka secara berkelanjutan,” jelasnya.

Penghubung ASEAN dan Tiongkok

Salah satu upaya nyata Bangkok Bank adalah menghubungkan ASEAN dengan pasar internasional, terutama Tiongkok.

“Operasional kami di Tiongkok daratan memberikan dukungan bagi pelanggan bisnis dan ritel yang mencari peluang pertumbuhan dan investasi di Tiongkok melalui cabang di Shanghai, Beijing, Xiamen, Shenzhen dan Chongqing,” ujar Chartsiri.

Menurutnya, operasional di Tiongkok daratan sangat penting dalam hal mendukung pelanggan kami yang ingin memasuki pasar Tiongkok serta menghubungkan pelanggan Tiongkok dengan peluang pertumbuhan di ASEAN dan sekitarnya.

“Namun, kekuatan sesungguhnya berasal dari jaringan kami. Misalnya, manajer kami di Tiongkok daratan, Hong Kong, dan Taiwan bekerja sama secara erat, cabang kami di Singapura bertindak sebagai kantor pusat keuangan regional, bekerja sama dengan Indonesia, Malaysia, dan pelanggan di negara-negara seperti Australia,” bebernya.

Baca juga : Cerita Kedekatan Bos Bangkok Bank dengan RI

Selain itu, pihaknya juga berperan dalam memfasilitasi konektivitas regional dan interoperabilitas keuangan. 

Bangkok Bank adalah pemimpin Thailand dalam pembayaran global dan layanan perbendaharaan serta pionir dalam pembayaran lintas batas dan penggunaan blockchain untuk pembiayaan perdagangan dan pembiayaan rantai pasokan di ASEAN. (*)

Editor: Yulian Saputra

Muhamad Ibrahim

Berpengalaman sebagai jurnalis sejak 2014. Saat ini bertugas menulis tentang isu nasional, internasional, ekonomi, perbankan, industri keuangan non-bank (IKNB), hingga Badan Usaha Milik Negara (BUMN).

Recent Posts

Ketidakpastian Hukum di Sektor Keuangan: Ketika Risiko Dikriminalisasi dan Harga Dianggap Kartel

Oleh Anto Prabowo, Dosen FEB UNS Solo DI tengah dinamika kebijakan ekonomi nasional, munculnya dua… Read More

7 hours ago

Cetak SDM Unggul, BSN Gandeng Universitas Terbuka

Dalam program tersebut, BSN memberikan dukungan pembiayaan pendidikan bagi pegawai aktif yang memenuhi kriteria, baik… Read More

7 hours ago

CIMB Niaga Raih Penghargaan Most Trusted Financial Brand Awards 2026

Pada ajang tersebut, CIMB Niaga meraih tiga penghargaan, masing-masing pada kategori Produk Wealth Management untuk… Read More

10 hours ago

Konsistensi Fundamental, Tugu Insurance Catat Laba Rp711 Miliar di 2025

Poin Penting Tugu Insurance mencatat laba Rp711,06 miliar di 2025, meningkat dari Rp401,57 miliar (restated).… Read More

13 hours ago

ICEx Resmi Meluncur, Bangun Infrastruktur Bursa Kripto RI Berstandar Global

Poin Penting ICEx resmi diluncurkan sebagai platform infrastruktur aset kripto berstandar institusional, didukung modal USD70… Read More

18 hours ago

Melonjak 96 Persen, Transaksi di ICDX Tembus Rp12.477 T pada Kuartal I 2026

Poin Penting Notional value transaksi ICDX mencapai Rp12.477 triliun pada kuartal I 2026, melonjak 96%… Read More

19 hours ago