Singappura – Singapura melalui bank sentral telah memerintahkan penutupan unit bank swasta Swiss BSI SA di ibukota negara. Hal ini merupakan respon pemerintah Singapura akan proses pidana yang tengah berlangsung dan dihadapi BSI yang merupakan bagian dari investigasi global terkait dana negara negara Malaysia.
Seperti dikutip dari kantor berita Bloomberg, Otoritas Moneter Singapura mengatakan akan menarik Status BSI Bank Ltd sebagai bank merchant terkait adanya pelanggaran aturan pencucian uang berdasarkan Swiss Attorney General. Disebutkan, pihak MAS mengambil tindakan hukum berdasarkan informasi dari probe kriminal Malaysia Pengembangan Bhd, atau 1MDB.
Sementara, EFG International AG mengatakan telah menerima persetujuan dari otoritas Swiss untuk mengambil alih BSI. Kendati demikan, EFG International AG masih berharap bahwa transaksi dapat selesai, meskipun dengan pengurangan harga.
Ravi Menon, Managing Director MAS mengatakan, BSI Bank adalah kasus terburuk dari penyimpangan kontrol dan perbuatan kotor yang terjadi di sektor keuangan Singapura. ” Hal ini menjadi pengingat untuk semua lembaga keuangan (Singapura) untuk mentaati (aturan) anti – pencucian uang sebagai tanggung jawab yang serius “, ujar dia. (*)
Poin Penting Bank Mandiri memastikan Livin’ by Mandiri tetap stabil dan beroperasi 24 jam untuk… Read More
Poin Penting Pemerintah menetapkan Idul Fitri 1 Syawal 1447 H jatuh pada Sabtu, 21 Maret… Read More
Poin Penting Bank Mandiri memberangkatkan lebih dari 10.000 pemudik gratis menggunakan 215 bus ke berbagai… Read More
Poin Penting Laba bersih ASSA naik 81% menjadi Rp596,6 miliar pada 2025. Pendapatan konsolidasi mencapai… Read More
Poin Penting APLN mencatat penjualan dan pendapatan usaha Rp3,57 triliun pada 2025. Penjualan rumah tinggal… Read More
Poin Penting Kemacetan mudik di tol utamanya disebabkan bottleneck di gerbang transaksi, bukan semata lonjakan… Read More