Headline

Maryono Ditunjuk Kembali Jadi Dirut BTN

Jakarta–Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk (BTN) memutuskan untuk mempertahankan dan memperpanjang masa tugas Maryono sebagai Direktur Utama (Dirut) BTN.

Berdasarkan sumber Infobank dalam RUPST BTN, di Jakarta, Jumat, 17 Maret 2017, Maryono diputuskan kembali memimpin BTN. Hal ini dinilai sejalan dengan kinerja Maryono yang berhasil membawa BTN lebih baik. Pria kelahiran Rembang tahun 1955 itu memang baru satu periode memimpin BTN.

Sebelumnya, Maryono juga cukup sukses membenahi PT Bank Mutiara selama periode November 2008 – Desember 2012. Maryono yang saat itu tengah berambisi membenahi Bank Mutiara, kemudian dipercaya oleh Kementerian BUMN untuk memimpin bank yang berfokus pada pembiayaan perumahan tersebut.

RUPST juga memutuskan untuk mengangkat Budi Satria dan Nixon LP Napitupulu serta R. Mahelan Prabantarikso sebagai anggota dewan direksi BTN yang baru.

Kinerja BTN sepanjang 2016 memang cukup ciamik. Bank yang fokus di bisnis perumahan ini mengantongi laba bersih Rp2,62 triliun pada tahun lalu, atau naik 41,49 persen dibanding Rp1,85 triliun pada 2015. Perolehan laba ditopang oleh pertumbuhan kredit yang sebesar 18,34 persen dari Rp138,95 triliun menjadi Rp164,44 triliun. (Bersambung ke halaman berikutnya)

Page: 1 2

Rezkiana Nisaputra

Recent Posts

Ikuti Jejak Sang Induk, BRI Finance Kini Punya Logo Baru

Poin Penting BRI Finance resmi mengganti logo pada 13 Januari 2026 sebagai bagian dari penyesuaian… Read More

9 mins ago

Target Zero Case 2026 Tercoreng, DPR Soroti Keracunan Menu MBG

Poin Penting Kasus keracunan menu MBG kembali terjadi di sejumlah daerah, meski BGN menargetkan zero… Read More

60 mins ago

KPK Telusuri Dugaan Aliran Uang Suap Pajak ke Ditjen Pajak Kemenkeu

Poin Penting KPK mendalami dugaan aliran uang suap pajak dari tersangka ke sejumlah pihak di… Read More

1 hour ago

Bussan Auto Finance Peroleh Fasilitas Pinjaman Berkelanjutan Senilai IDR300 Miliar dan USD12 Juta

Poin Penting BAF memperoleh dua fasilitas pinjaman berkelanjutan dari Bank DBS Indonesia (IDR300 miliar) dan… Read More

1 hour ago

DJP Kantongi Rp25,4 Miliar dari Pengemplang Pajak

Poin Penting DJP berhasil menagih utang pajak Rp25,4 miliar dari penanggung pajak berinisial SHB, termasuk… Read More

2 hours ago

Asing Net Buy Rp1,09 Triliun, Ini 5 Saham yang Paling Banyak Diborong

Poin Penting Investor asing kembali agresif masuk pasar saham dengan net foreign buy Rp1,09 triliun… Read More

2 hours ago