Jakarta–Sejalan dengan ungkapan masing-masing manusia itu unik, para konsultan keuangan berpendapat setiap pribadi atau individu memiliki profil tersendiri terkait dengan investasi. Seperti aktris, Marsha Timothy yang mengaku tidak mau mengambil risiko besar saat berinvestasi.
“Risiko saya yang biasa-biasa saja, return biasa yang penting tenang,” tukas istri dari aktor, Vino G Bastian ini dalam acara bincang-bincang peluncuran produk Asuransi Mandiri Investasi Prestise di Jakarta, Senin, 14 Mei 2018.
Dalam pengelolaan keuangan atau kekayaannya sendiri, Marsha yang adalah brand ambassador Bank Mandiri ini berpendapat, demi masa depan perlu perencanaan keuangan yang pasti. “Sejak punya anak enggak bisa berandai-andai lagi. Untuk anak harus ada asuransi. Persiapan pendidikan dan kesehatan juga sudah pasti ada,” tutur perempuan yang bakal beradu akting dengan suaminya di film Wiro Sableng yang bakal tayang di bioskop tahun ini.
Terkait dengan instrumen investasi keuangan apa saja yang dipilihnya, Marsha menyebut dirinya mengalokasikan dana di deposito, asuransi (unit link) juga reksa dana. “Itu yang kita siapkan untuk kehidupan kita, anak-anak. Juga mulai masuk bisnis kue di Bandung,” tuturnya.
Sementara dalam mengalokasikan dana investasinya, aktris yang kali pertama muncul di film Ekspedisi Madewa dan beberapa kali dinominasikan penghargaan untuk film Nada Untuk Asa ini mengaku, belum menyisihkan dana secara rutin. Melainkan, ia berkata, lebih bersifat temporer, sesuai dengan kondisi pundi-pundinya. (*)
Poin Penting GoPay kini bisa tarik tunai tanpa kartu di seluruh ATM BRI dan Bank… Read More
Poin Penting BRI Kanwil Jakarta II menambah kuota mudik gratis menjadi 2.750 pemudik dengan 55… Read More
Poin Penting BRI Life menghadirkan asuransi digital MODI-MOtraveling untuk melindungi pemudik Lebaran 2026 dari risiko… Read More
Poin Penting Adira Finance memberangkatkan 300 pemudik dari Jabodetabek menuju Solo dan Yogyakarta melalui program… Read More
Poin Penting Bank Indonesia membeli Surat Berharga Negara (SBN) Rp86,16 triliun hingga 16 Maret 2026,… Read More
Poin Penting BI menegaskan tidak membatasi transaksi valuta asing, tetapi memperketat kewajiban dokumen underlying untuk… Read More