Nasional

Marak Iklan Berbau Judi Online, Pemerintah Lakukan Upaya Ini

Jakarta – Kemudahan aksesibilitas terhadap layanan internet menyebabkan masyarakat mudah terbuai iklan judi online. Fenomena ini membuat pemerintah bekerja keras memberantas praktik satu ini.

“Sebenarnya sudah banyak upaya dari pemerintah. Kami sudah banyak ngobrol dengan Kominfo. Tapi itu (judi online) benar-benar susah diberantas ya,” kata Asisten Deputi Digital Kementerian Koordinator bidang Perekonomian (Kemenko Perekonomian) Theodore Sutarto, di Jakarta, Rabu, 12 Juni 2024.

Ia menjelaskan, iklan berbau judi online sudah banyak beredar di berbagai situs web terutama ketika menjelajah internet menggunakan peramban seperti Google Chrome.

Baca juga: OJK Blokir 4.921 Rekening Bank Terkait Judi Online 

“Iklan judi online itu biasanya pop up ya. Misalnya masuk ke situs bacaan saja, tiba-tiba muncul sendiri, entah bentuknya gift atau apa. Nah, ini yang kita coba selesaikan,” jelasnya.

Diakuinya, pemerintah sendiri sudah memutus akses konten bermuatan judi online di berbagai platform media sosial. 

Berdasarkan data Kementrian Komunikasi dan Informatika, selama periode 17 Juli 2023 hingga 21 Mei 2024, pemerintah telah berhasil menurunkan 1.904.246 konten judi daring. Selain itu, pemerintah juga melakukan pemblokiran rekening e-wallet yang terafiliasi dengan judi daring.

Baca juga: Tegas! Menkominfo Ancam Denda Rp500 Juta bagi TikTok Cs Jika Fasilitasi Judi Online

Pemerintah juga melakukan upaya lainnya dalam memberantas praktik judi daring dengan melakukan koordinasi dengan sejumlah platform yang melakukan perubahan kata kunci atau keyword judi. 

Meski sudah habis-habisan berperang melawan judi online, namun praktik ini tak kunjung hilang. Hilang satu tumbuh seribu. 

“Sudah banyak yang di take down, tapi muncul lagi yang baru. mereka itu cerdas, bisa ganti IP dan sebagainya,” bebernya.

Oleh sebab itu, pihaknya pun berkoordinasi dengan Polri dan BSSN terkait upaya penegakan hukum yang melibatkan kepolisian, kejaksaan dan BSSN. (*)

Editor: Galih Pratama

Muhamad Ibrahim

Berpengalaman sebagai jurnalis sejak 2014. Saat ini bertugas menulis tentang isu nasional, internasional, ekonomi, perbankan, industri keuangan non-bank (IKNB), hingga Badan Usaha Milik Negara (BUMN).

Recent Posts

Kriminalisasi Kredit Macet: Banyak Analis Kredit yang Minta Pindah Bagian dan Bahkan Rela Resign

Oleh Eko B. Supriyanto, Pimpinan Redaksi Infobank Media Group EKONOMI politik perbankan Indonesia sedang sakit.… Read More

1 hour ago

KCIC Pastikan Whoosh Aman di Tengah Cuaca Ekstrem, Sensor Berjalan Optimal

Poin Penting Kereta Whoosh sempat berhenti akibat seng di jalur, namun sensor mendeteksi dini dan… Read More

14 hours ago

RI-Jepang Teken MoU Rp384 T, DPR Soroti Realisasi di Lapangan

Poin Penting Jepang menandatangani MoU investasi senilai Rp384 triliun dengan Indonesia. Kerja sama mencakup sektor… Read More

15 hours ago

Tiga Prajurit TNI Gugur di Lebanon, RI Desak Investigasi dan Evaluasi UNIFIL

Poin Penting Tiga prajurit TNI gugur dan tiga lainnya terluka dalam misi UNIFIL di Lebanon.… Read More

15 hours ago

Saham Bank INFOBANK15 Bergerak Variatif di Akhir Pekan, Ini Rinciannya

Poin Penting IHSG ditutup turun 2,19% pada 2 April 2026, diikuti pelemahan seluruh indeks utama.… Read More

21 hours ago

BEI Rangkum 5 Saham Pemberat IHSG Pekan Ini

Poin Penting IHSG melemah 0,99% sepekan, dengan lima saham utama menjadi penekan terbesar indeks. BREN… Read More

22 hours ago