Categories: Market Update

Marak Aksi Jual, IHSG Anjlok Lagi

Seluruh sektoral saham merosot tajam, dengan penurunan terbesar di derita sektor aneka industri sebesar 3,9% dan sektor industri dasar 3,2%. Dwitya Putra
Jakarta – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup anjlok 74.913 poin atau 1,63% ke level 4,510.478 pada perdagangan Selasa, 18 Agustus 2015. Sementara Indeks LQ45 merosot tajam 14.872 poin atau 1,92% ke level 761.585.
Aksi jual saham kembali pemicu pelemahan IHSG sepanjang hari ini.Transaksi investor asing hingga sore hari ini tercatat melakukan penjualan bersih (foreign net sell) senilai Rp513,751 miliar di seluruh pasar.
Kondisi tersebut mendorong seluruh sektoral saham merosot tajam, dengan penurunan terbesar di derita sektor aneka industri sebesar 3,9% dan sektor industri dasar 3,2%.
Perdagangan hari ini sendiri berjalan moderat dengan frekuensi transaksi sebanyak 208.027 kali dengan volume 4,127 miliar lembar saham senilai Rp4,12 triliun. Sebanyak 56 saham naik, 220 turun, dan sisanya 67 saham stagnan.
Saham-saham yang turun cukup dalam dan masuk dalam kategori top losers antara lain Astra Agro (AALI) turun Rp950 ke Rp18.175, Indocement (INTP) turun Rp850 ke Rp18.100, Indo Kordsa (BRAM) turun Rp790 ke Rp2.800, dan HM Sampoerna (HMSP) turun Rp700 ke Rp80.000. (*)
@dwitya_putra14

Apriyani

Recent Posts

Prospek Saham 2026 Positif, Mirae Asset Proyeksikan IHSG 10.500

Poin Penting Mirae Asset menargetkan IHSG 2026 di level 10.500, meski tekanan global dan data… Read More

4 hours ago

Pembiayaan Emas Bank Muamalat melonjak 33 kali lipat

PT Bank Muamalat Indonesia Tbk mencatat kinerja positif pada pembiayaan kepemilikan emas syariah melalui produk… Read More

5 hours ago

Rosan Mau Geber Hilirisasi Kelapa Sawit dan Bauksit di 2026

Poin Penting Realisasi investasi hilirisasi 2025 mencapai Rp584,1 triliun, tumbuh 43,3 persen yoy dan menyumbang… Read More

5 hours ago

Avrist General Insurance Resmikan Kantor Baru, Bidik Pertumbuhan Dua Digit 2026

Poin Penting Avrist pindah kantor pusat ke Wisma 46 untuk mendukung pertumbuhan bisnis. Target pertumbuhan… Read More

6 hours ago

Dana Pemerintah di Himbara Minim Dampak, Ekonom Beberkan Penyebabnya

Poin Penting Penempatan dana Rp276 triliun di bank pelat merah dinilai tidak signifikan mendorong perekonomian,… Read More

7 hours ago

Gita Wirjawan: Danantara Bakal Jadi Magnet WEF 2026

Poin Penting Gita Wirjawan menilai kehadiran BPI Danantara di WEF 2026 berpotensi menjadi magnet utama… Read More

8 hours ago