Jakarta–Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup naik 12,24 poin atau 0,24% ke level 5.148,91 pada perdagangan Rabu, 30 November 2016. Sementara Index LQ45 juga naik 1,13 poin atau 0,09% ke level 857,25.
Aksi beli saham kembali warnai penguatan indeks hari ini dan mendorong mayoritas sektoral saham di lantai bursa kompak menguat.
Tercatat enam dari sepuluh sektoral saham di lantai bursa berada di zona hijau. Sektor Konstruksi memimpin penguatan indeks sore ini sebesar 1,91% disusul sektor keuangan sebesar 1,15%. Sementara sektor tambang mencatatkan pelemahan tertinggi sebesar 1,88%.
Perdagangan hari ini sendiri berjalan sangat ramai, dimana frekuensi saham terjadi 370,559 kali transaksi dengan total volume perdagangan sebanyak 17,8 miliar saham senilai Rp11,7 triliun. Sebanyak 185 saham naik, 133 saham turun, dan 84 saham stagnan.
Saham-saham yang masuk dalam jajaran top gainers di antaranya Gudang Garam (GGRM) naik Rp1.950 ke Rp65.000, Gowa Makassar (GMTD) naik Rp475 ke Rp6.975, Lippo Cikarang (LPCK) naik Rp450 ke Rp5.475, dan Bank Rakyat Indonesia (BBRI) naik Rp350 ke Rp10.900.
Sedangkan saham-saham yang masuk dalam jajaran top losers di antaranya United Tractors (UNTR) turun Rp775 ke Rp21.000, Elang Mahkota (EMTK) turun Rp750 ke Rp8.200, Astra Agro Lestari (AALI) turun Rp450 ke Rp16.550, dan Matahari Department Store (LPPF) turun Rp250 ke Rp14.400. (*) Dwitya Putra
Editor: Paulus Yoga
Poin Penting Ekonom desak konsolidasi cepat OJK menyusul pengunduran diri beruntun petinggi agar roda organisasi… Read More
Poin Penting Mirza Adityaswara mengundurkan diri dari jabatan Wakil Ketua DK OJK tak lama setelah… Read More
Poin Penting Empat petinggi OJK mengundurkan diri dalam waktu berdekatan, memicu kekhawatiran terhadap stabilitas dan… Read More
Generali Indonesia luncurkan GEN Prime Link, produk asuransi jiwa unit link atau PAYDI yang memiliki… Read More
Poin Penting Wakil Ketua DK OJK Mirza Adityaswara resmi mengundurkan diri pada Jumat, 30 Januari… Read More
Poin Penting Tiga pejabat kunci OJK kompak mundur di tengah tekanan pasar dan pelemahan tajam… Read More