Jakarta–Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup melonjak 89,6 poin (1,67%) ke level 5.461,45 pada perdagangan Kamis, 18 Agustus 2016. Sementara indeks LQ45 juga ditutup melonjak 19,52 poin atau 2,11% ke level 942,44.
Aksi beli saham jadi salah satu pendorong laju indeks hari ini. Kondisi tersebut membuat seluruh sektoral saham di lantai bursa menguat. Dimana penguatan terbesar di alami sektor aneka industri sebesar 4,67%.
Transaksi investor asing sendiri hingga sore hari ini tercatat melakukan pembelian bersih (foreign net buy) senilai Rp1,42 triliun di seluruh pasar.
Perdagangan hari ini berjalan sangat ramai dengan frekuensi transaksi sebanyak 368.035 kali pada volume 8,1 miliar lembar saham senilai Rp10,91 triliun. Sebanyak 182 saham naik, sisanya 131 saham turun, dan 91 saham stagnan.
Saham-saham yang naik signifikan dan masuk dalam jajaran top gainers di antaranya Gudang Garam (GGRM) naik Rp2.700 ke Rp67.500, Siloam (SILO) naik Rp1.625 ke Rp11.750, Indofood CBP (ICBP) naik Rp475 ke Rp9.200, dan Astra Internasional (ASII) naik Rp425 ke Rp8.300.
Sementara saham-saham yang turun cukup dalam dan masuk dalam kategori top losers antara lain United Tractor (UNTR) turun Rp250 ke Rp17.500, Jembo Cable (JECC) turun Rp200 ke Rp3.000, Indosat (ISAT) turun Rp175 ke Rp6.425, dan MNC (MNCN) turun Rp150 ke Rp1.910. (*) Dwitya Putra
Editor: Paulus Yoga
Oleh: Tim Redaksi Infobank Semarang – Ada yang sangat kacau di negeri ini. Bukan soal… Read More
Tugu Insurance/TUGU telah mencatatkan kinerja solid sepanjang tahun buku 2025 dengan membukukan laba bersih sebesar… Read More
Poin Penting Kemenkeu mempertimbangkan skema pertukaran PNM dengan Geo Dipa untuk memperkuat penyaluran KUR. Fokus… Read More
Poin Penting BRI membagikan dividen tunai Rp52,1 triliun atau Rp346 per saham untuk Tahun Buku… Read More
Dengan tren pencapaian kinerja perusahaan yang gemilang hingga Tahun 2025, Bank Banten berhasil dipercaya dan… Read More
Poin Penting Dua ahli hukum menilai kasus kredit macet Sritex merupakan ranah perdata dan risiko… Read More