Nasional

Marah Besar, Menkeu Pecat Pejabat Pajak, Buntut Kasus Anaknya

Jakarta – Kasus penganiayaan yang melibatkan anak pejabat Direktorat Jenderal Pajak (DJP) bernama Mario Dandy Satrio, terhadap anak Pengurus Pusat GP Ansor Jonathan Latumahina bernama David 17 tahun, mencuri perhatian Menteri Keuangan (Menkue) Sri Mulyani Indrawati.

Diketahui, Mario Dandy Satrio adalah anak dari Rafael Alun Trisambodo (RAT) yang menjabat sebagai Kepala Bagian Umum di Kanwil DJP Jakarta Selatan II.

Menurut Sri Mulyani, buntut penganiayaan yang dilakukan RAT telah menimbulkan dampak sangat besar terhadap persepsi Kementerian Keuangan dan Direktorat Jendral Pajak.

Sri Mulyani pun mengambil langkah tegas mencopot Rafael dari jabatan dan tugasnya.  

“Mulai dari hari ini, saudara RAT saya minta untuk dicopot dari tugas dan jabatannya. Dasar pencopotan adalah pasal 31 ayat 1 PP 94  tahun 2021 mengenai disiplin pegawai negeri sipil,” kata Sri Mulyani dalam konferensi pers, Jumat, 24 Februari 2023.

Dia juga meminta, agar seluruh proses pemeriksaan secara detail dan teliti, sehingga pihaknya bisa menetapkan tingkat hukuman disiplin yang bisa ditetapkan bagi RAT.

“Saya juga meminta, agar pemeriksaan pelanggaran disipilin ditindak lanjuti dengan penerbitan surat pelanggaran disiplin,” tegas Sri Mulyani.

Selain terkait kasus penganiayaan, netizen juga menyoroti gaya hidup tersangka Mario Dandy Satrio yang kerap memamerkan kendaraan mewah di media sosial. Buntutnya, harta kekayaan Rafael Alun Trisambodo juga mendapat atensi.

Berdasarkan Laporan LHKPN terakhirnya, Rafael Alun Trisambodo tercatat memiliki harta kekayaan mencapai Rp56 miliar. Atas sorotan masyarakat tersebut, Kemenkeu akhirnya melakukan pemeriksaan harta kekayaan terhadap Rafael Alun Trisambodo. (*)

Editor: Rezkiana Nisaputra

Galih Pratama

Recent Posts

Bank Mega Gandeng IKPI Perkuat Pemahaman Coretax ke Nasabah

Poin Penting PT Bank Mega menggandeng IKPI dan FlazzTax menggelar Seminar Coretax untuk mengedukasi nasabah… Read More

10 hours ago

40 Juta UMKM Belum Berizin, BKPM Siap Permudah Proses NIB

Poin Penting 15,2 juta NIB diterbitkan, 14,9 juta untuk usaha mikro; masih ada 40 juta… Read More

11 hours ago

Purbaya Sesuaikan Strategi Penempatan Dana di Perbankan dengan Kebijakan BI

Poin Penting Pemerintah memperpanjang penempatan Rp200 triliun di bank-bank milik negara hingga September 2026 untuk… Read More

12 hours ago

Duh! Program MBG Berpotensi Buang Uang Negara Rp1,27 Triliun per Minggu

Poin Penting Studi CELIOS menunjukkan Program MBG bisa membuang 62–125 juta porsi/minggu, merugikan negara Rp622… Read More

13 hours ago

OJK Tegaskan Tak Ada “Injury Time” Spin Off UUS Asuransi

Poin Penting OJK menegaskan tidak ada perpanjangan waktu, semua UUS asuransi wajib spin off paling… Read More

13 hours ago

Bursa Calon ADK OJK, Purbaya: Sudah Ada Kandidat Kompeten, tapi Belum Banyak

Poin Penting Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa ungkap sudah ada sejumlah pendaftar calon ADK OJK, terutama… Read More

13 hours ago