Jakarta– Manulife Indonesia menghadirkan layanan pengajuan klaim instan melalui aplikasi bergerak (mobile application) MiAccount. Fitur e-claim yang dimiliki MiAccount memungkinkan nasabah untuk mengajukan klaim secara online. Fitur ini membuat proses pengajuan dan pengiriman dokumen klaim menjadi lebih cepat dari yang sebelumnya waktu rata-rata 3 hari.
” Aplikasi ini merupakan layanan berbasis digital untuk seluruh nasabah Manulife, MiAccount dapat diakses nasabah kapan saja, dimana saja,” kata Direktur Manulife Sutikno Sjarif di Jakarta, Kamis 21 Juli 2016.
Sutikno mengatakan sejak diluncurkan Februari lalu, aplikasi tersebut sudah diunduh oleh 14 ribu nasabah dari 2 juta nasabahnya dan ditargetkan mencapai 100 ribu unduhan.
Melalui aplikasi MiAccount, nasabah dapat menikmati kemudahan fasilitas klaim, e-statement atau surat pemberitahuan elektronik, e-policy yang merupakan kontrak polis elektronik, perubahan polis dan data pribadi, serta pengawasan transaksi polis. MiAccount juga diengkapi oleh layanan nasabah e-application, fast claim 25 menit atau layanan klaim cepat yang memungkinkan nasabah mengetahui keputusan klaim melalui SMS dalam waktu 25 menit, MiHealth atau aplikasi bergerak untuk pemilik polis MiUltimate Healthcare dan memantau aktivitas fisik nasabah, serta e-Solution sebuah otomasi proses transaksi penjualan asuransi dengan Bank Muamalat Indonesia.
Sutikno mengatakan dengan MiAccount, nasabah dapat mengajukan polis dengan lebih cepat, jika sebelumnya 31 hari bisa menjadi 1 hari, sedangkan untuk klaim dari sebelumnya 3 hari bisa menjadi 1 hari jika dokumen terlengkapi.
Perusahaan menurutnya akan terus melakukan pengembangan bagi layanan digitalnya tersebut untuk terus memenuhi kebutuhan nasabah. Ke depan otomasi klaim akan dikembangkan dan dijadwalkan diluncurkan tahun 2017, dalam waktu dekat nasabah juga dapat melakukan live chat dengan petugas Manulife.
“Dengan autoclaim ada engine untuk otomasi, ini 2017, kita modernisasi, jadi dari perspekstif kita dinamis, kita improvement setiap saat,” kata Sutikno.(*)
Editor : Apriyani K
Poin Penting BSI menargetkan 500 ribu hingga lebih dari 1 juta nasabah awal untuk BSI… Read More
Poin Penting OJK tuntaskan penyidikan dugaan tindak pidana perbankan di BPR Panca Dana dan melimpahkan… Read More
Poin Penting PT Bank Syariah Indonesia Tbk (BSI) meluncurkan BSI Tabungan Umrah untuk memperkuat ekosistem… Read More
Poin Penting Pjs Ketua DK OJK Friderica Widyasari Dewi menyebut banyak pejabat internal ikut seleksi… Read More
Poin Penting ShopeePay menjadi Top of Mind 41 persen versi Ipsos, paling banyak digunakan (91… Read More
Poin Penting Purbaya Yudhi Sadewa memperpanjang penempatan dana pemerintah Rp200 triliun di bank BUMN hingga… Read More