Categories: Analisis

Manulife Luncurkan ‘MISSION’ Guna Lengkapi Kenyamanan Hidup Nasabah

Jakarta – Di tengah situasi yang menantang atas wabah COVID-19 yang terjadi secara global, Manulife telah memberikan perlindungan tambahan berupa perlindungan kesehatan langsung tanpa masa tunggu apabila terdiagnosa COVID-19 maupun manfaat tutup usia hingga total keseluruhan pertanggungan mencapai Rp10 miliar.

Membuktikan komitmen kuatnya pada nasabah dan masyarakat luas, Manulife kembali meluncurkan solusi, MiSmart Insurance Solution (MISSION) yang dilengkapi dengan investasi jangka panjang guna memenuhi tujuan finansial sehingga dapat melengkapi kenyamanan hidup di berbagai tahapan kehidupan.

MISSION yang menyasar berbagai kalangan terutama milenial ini, dilengkapi dengan pilihan premi sesuai kebutuhan mulai dari Rp4.000.000/USD400 per tahun. Produk ini juga dilengkapi dengan manfaat loyalitas yang akan dibayarkan sesuai dengan ketentuan polis, yaitu sebesar 50% di Akhir Tahun Polis ke-10 dan 700% di Akhir Tahun Polis ke-25.

“Kami mengerti setiap orang ingin atau telah memiliki kenyamanan hidup, melalui MISSION, kami bermaksud untuk bisa melengkapi kenyamanan tersebut dengan memastikan tujuan finansial mereka terpenuhi. Terutama untuk kalangan milenial, alangkah baiknya jika mereka sebagai penerus bangsa lebih siap serta lebih percaya diri menghadapi masa depan dan berbagai risiko kehidupan yang hadir kapan saja, dimana saja, pada siapa saja,” kata Novita Rumngangun, Direktur dan Chief Marketing Officer Manulife Indonesia di Jakarta, Kamis, 26 Maret 2020.

Laporan Indonesia Millenial Report di tahun 2019 mengungkapkan sebanyak 80,2% milenial masih menggunakan tabungan konvensional, sementara itu 6% menggunakan kartu kredit dan hanya 2,9% yang memiliki asuransi jiwa.

Pada laporan yang sama juga disebutkan jika sebagian besar atau sebanyak 51,1% milenial menghabiskan pendapatannya untuk kebutuhan bulanan dan hanya 10,7% milenial yang mengalokasikan dana untuk tabungan.

Rendahnya kebutuhan untuk memiliki asuransi jiwa di kalangan milenial ini konsisten dengan hasil Manulife Investor Sentiment Index Study XI (MISI XI) yang dikeluarkan tahun 2017.

Penelitian yang dilakukan pada masyarakat Indonesia dengan rentang usia di atas 25 tahun tersebut memperlihatkan jika prioritas utama mengenai kebutuhan finansial masyarakat Indonesia masih berupa simpanan dana tabungan untuk Pendidikan sebesar 29% sementara untuk perlindungan jiwa hanya sebesar 1%.

Melihat kecenderungan rendahnya alokasi finansial milenial untuk perlindungan atau asuransi jiwa, Manulife Indonesia berinisiatif meluncurkan MISSION.

“Para milenial ini akan mengalami berbagai fase kehidupan yakni sebagai single, mencapai karier, menikah, berkeluarga, sehingga membutuhkan dana ekstra untuk diri dan anak-anak mereka hingga nantinya memasuki masa pensiun. Jika mereka tidak memiliki instrumen proteksi maupun investasi yang tidak mudah tergerus inflasi, mereka akan kesulitan memiliki dana yang mencukupi di masa depan,” ujar Jeffrey Kie, Chief Agency Officer Manulife Indonesia.

MISSION dilengkapi dengan asuransi tambahan berupa solusi 3 in 1 yakni perlindungan jiwa, investasi dan solusi perlindungan kesehatan. (*)

Dwitya Putra

Recent Posts

OJK Denda Influencer BVN Rp5,35 Miliar Gegara Goreng Saham

Jakarta - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menetapkan sanksi administratif kepada seorang pegiat media sosial pasar… Read More

59 mins ago

AAUI Ungkap Penyebab Premi Asuransi Umum Hanya Tumbuh 4,8 Persen di 2025

Poin Penting Asosiasi Asuransi Umum Indonesia mencatat premi asuransi umum 2025 hanya naik 4,8% menjadi… Read More

15 hours ago

Total Klaim Asuransi Umum Naik 4,1 Persen Jadi Rp48,96 Miliar di 2025

Poin Penting Klaim dibayar asuransi umum 2025 naik 4,1 persen menjadi Rp48,96 miliar; lonjakan tertinggi… Read More

16 hours ago

Indonesia Diminta jadi Wakil Komandan Misi Gaza, Ini Pernyataan Prabowo

Poin Penting Presiden Prabowo Subianto menegaskan dukungan Indonesia terhadap perdamaian berkelanjutan di Palestina dengan solusi… Read More

17 hours ago

IHSG Ditutup di Zona Merah, Top Losers: Saham DGWG, SGRO, dan HMSP

Poin Penting IHSG ditutup turun 0,03 persen ke 8.271,76. Sebanyak 381 saham terkoreksi, 267 menguat,… Read More

19 hours ago

Pendapatan Premi Asuransi Umum Tumbuh 4,8 Persen Jadi Rp112,81 Miliar pada 2025

Poin Penting Pendapatan premi asuransi umum sepanjang 2025 naik 4,8% menjadi Rp112,81 miliar. Lini dengan… Read More

19 hours ago