Ilustrasi: Gedung perkantoran Manulife Indonesia. (Foto: Istimewa)
Jakarta – Manulife Indonesia meluncurkan perlindungan asuransi jiwa bagi mereka yang telah didiagnosa positif mengidap Human Immunodeficiency Virus (HIV).
Peluncuran asuransi tersebut sejalan dengan Impact agenda global Manulife, yang bertujuan memberdayakan kesehatan dan kesejahteraan serta mendorong peluang ekonomi yang inklkusif.
“Keputusan kami untuk memperluas manfaat ini merupakan tindakan nyata untuk melindungi orang yang hidup dengan HIV,” kata Presiden Direktur & CEO Manulife Indonesia Ryan Charland, dikutip, Jumat (19/5/2023).
Lanjutnya, Manulife Indonesia juga memungkinkan nasabah untuk menunjuk penerima manfaat selain anggota keluarga inti, seperti yayasan sosial.
“Jadi nasabah bisa menunjuk penerima manfaat selain keluarga inti seperti yayasan sosial agar meningkatkan hak individu untuk memperoleh perlindungan dan rasa aman,” terangnya.
Sementara, Chief Marketing Officer Manulife Indonesia Aman Kapoor berharap, pihaknya dapat menciptakan perlindungan lebih melalui pencapaian manfaat sosial yang kuat sesuai kebutuhan nasabah.
“Oleh karena itu, kami mengambil langkah ini untuk mendorong kesempatan ekonomi yang inklusif dan sebagai contoh kepemimpinan kami dalam industri asuransi jiwa di Indonesia,” pungkasnya.(*)
Editor: Galih Pratama
Poin Penting KPK melakukan OTT di lingkungan Bea Cukai Kemenkeu dan menangkap Rizal, mantan Direktur… Read More
Poin Penting Istana membantah kabar Presiden Prabowo menggunakan dua pesawat kenegaraan untuk perjalanan luar negeri.… Read More
Poin Penting BTN menargetkan pembiayaan 20.000 rumah rendah emisi pada 2026, setelah menyalurkan 11.000 unit… Read More
Poin Penting Pakar menilai masuknya Danantara Indonesia ke pasar modal sah secara hukum dan tidak… Read More
Poin Penting NPL konstruksi BTN berasal dari kredit legacy sebelum 2020 yang proses pemulihannya membutuhkan… Read More
Poin Penting Komisi VIII DPR RI menekankan sinergi lintas kementerian dan lembaga untuk memperkuat penanggulangan… Read More