Keuangan

Manulife Gandeng Bank DBS Indonesia Luncurkan Ultima+, Simak Manfaatnya

Poin Penting

  • Manulife Ultima+ dirancang untuk perencanaan warisan lintas generasi, pendapatan rutin, dan proteksi berkelanjutan hingga usia 120 tahun.
  • Nasabah dapat mengubah tertanggung dan pemegang polis, serta memperoleh perlindungan tanpa pemeriksaan medis hingga usia 80 tahun.
  • Polis memberikan pembayaran tunai bulanan yang menyesuaikan dengan premi, mendukung kebutuhan keuangan di berbagai tahap kehidupan.

Jakarta — PT Asuransi Jiwa Manulife Indonesia (Manulife Indonesia) bersama dengan Bank DBS Indonesia meluncurkan Manulife Multigenerational Income Assurance+ (Manulife Ultima+).

Novita Rumngangun, Wakil Presiden Direktur & Deputy CEO, PT Asuransi Jiwa Manulife Indonesia menjelaskan manulife Ultima+ merupakan produk asuransi jiwa yang dirancang untuk kebutuhan perencanaan warisan lintas generasi, perlindungan berkelanjutan, pendapatan rutin, serta fleksibilitas dalam pengelolaan warisan.

Novita menambahkan, produk ini juga dirancang agar perlindungan tetap berlanjut meskipun terjadi risiko meninggal dunia. Polis tidak berhenti, dan manfaat tunai tetap akan dibayarkan sesuai jadwal yang telah ditentukan.

“Jadi, nasabah dapat memastikan kesinambungan perencanaan keuangan dan warisan bagi generasi berikutnya, sekaligus tetap memiliki fleksibilitas dalam pengaturan proteksi jangka panjang hingga usia 120 tahun,” jelasnya.

Baca juga: Produk Kesehatan Dominan, Klaim Manulife Syariah Tembus Rp248 Miliar

Salah satu fitur utama Manulife Ultima+ adalah fleksibilitas dalam mengubah tertanggung dan pemegang polis. Hal ini memungkinkan keluarga untuk menyesuaikan perlindungan sesuai dengan perubahan dinamika keluarga, misalnya orang tua atau kakek-nenek yang membeli perlindungan untuk anak atau cucu sebagai bagian dari perencanaan warisan atau transfer kekayaan.

Untuk memperluas aksesibilitas, produk ini memungkinkan pelanggan memperoleh perlindungan tanpa pemeriksaan medis dan dengan batas usia masuk hingga 80 tahun, sehingga cocok bagi mereka yang merencanakan perlindungan di usia lanjut.

Dari sisi manfaat, Manulife Ultima+ memberikan manfaat tunai yang dibayarkan secara bulanan guna mendukung berbagai kebutuhan keuangan dan tahap kehidupan. Semakin tinggi premi yang dipilih, semakin besar pula potensi manfaat yang dapat diterima nasabah.

Baca juga: Jelang Spin Off, UUS Asuransi Tri Pakarta Resmi Kantongi Izin OJK

Sementara Melfrida Gultom, Director Consumer Banking Group Bank DBS Indonesia mengatakan, melalui solusi proteksi seperti Manulife Ultima+, pihaknya membantu nasabah mengambil keputusan finansial yang tepat.

“Tentunya, terencana dan terintegrasi serta didukung keahlian pasar, data insight yang cepat dan mendalam,” kata Melfrida. (*)

Galih Pratama

Berkecimpung di industri media sejak 2014. Saat ini di infobanknews.com bertugas menulis dan menyunting artikel yang berkaitan dengan isu ekonomi, perbankan, pasar modal hingga industri keuangan non-bank (IKNB).

Recent Posts

Masih Bingung Lapor SPT Tahunan Lewat Coretax? Simak Cara Mudahnya di Sini

Poin Penting Pelaporan lapor SPT Tahun Pajak 2025 baru mencapai 9,13 juta hingga 26 Maret… Read More

2 hours ago

Usai Blusukan, Prabowo Perintahkan Bangun Hunian Layak untuk Warga Pinggir Rel

Poin Penting Prabowo menginstruksikan pembangunan hunian layak bagi warga yang tinggal di pinggir rel usai… Read More

2 hours ago

KPPU Denda 97 Pindar Rp755 Miliar, AFPI Siap Ajukan Banding

Poin Penting AFPI ajukan banding atas putusan KPPU yang menjatuhkan denda total Rp755 miliar kepada… Read More

2 hours ago

Bahlil Imbau Hemat LPG, Masyarakat Diminta Tak Boros saat Memasak

Poin Penting: Bahlil mengimbau masyarakat menggunakan LPG secara bijak dan tidak boros saat memasak. Bahlil… Read More

2 hours ago

OJK Dorong Universal Banking, Bank Siap Masuk Era Layanan Terintegrasi

Poin Penting Universal banking memungkinkan satu bank menyediakan layanan keuangan terintegrasi (perbankan, pasar modal, wealth… Read More

3 hours ago

IHSG Ditutup Loyo ke Level 7.097, Saham RALS, IMPC, dan GWSA Jadi Top Losers

Poin Penting IHSG ditutup melemah 0,94 persen ke level 7.097,05, dengan mayoritas saham terkoreksi (379… Read More

3 hours ago