Keuangan

Manulife Gandeng Bank DBS Indonesia Luncurkan Manulife PRIME, Simak Manfaatnya

Jakarta – PT Asuransi Jiwa Manulife Indonesia (Manulife Indonesia) bersama dengan PT Bank DBS Indonesia meluncurkan produk Manulife Protection Optimum Elite (Manulife PRIME) di Jakarta, Kamis, 3 Juli 2025.

Manulife PRIME merupakan solusi perlindungan jiwa yang dirancang untuk menjawab kebutuhan masyarakat dalam memastikan kelangsungan hidup dan peningkatan nilai warisan secara likuid dan terencana.

Wakil Presiden Direktur dan Deputy CEO Manulife Indonesia, Novita Rumngangun menjelaskan dengan menggabungkan proteksi jiwa, pengelolaan likuiditas, dan fleksibilitas mata uang dalam satu produk, pihaknya menghadirkan solusi strategis untuk mengelola dan mewariskan kemapanan finansial dengan cara yang relevan dengan kebutuhan zaman.

Baca juga: Biaya Pengobatan Kian Membengkak, Manulife dan Danamon Luncurkan Asuransi Penyakit Kritis

“Inovasi ini merepresentasikan komitmen kami untuk mendukung nasabah, memastikan perencanaan keuangan mereka tetap utuh dalam menghadapi ketidakpastian hidup, dengan terus menjaga kualitas hidup jangka panjang mereka,” ucap Novita dalam Konferensi Pers di Jakarta, 3 Juli 2025.

Sementara, Consumer Banking Director PT Bank DBS Indonesia, Melfrida Gultom menambahkan, sebagai mitra untuk mengelola kekayaan, pihaknya menghadirkan pendekatan holistik yang menggabungkan keahlian pasar, teknologi, dan jaringan regional di Asia.

“Melalui kolaborasi strategis, termasuk penyediaan produk asuransi untuk proteksi dan perencanaan warisan (legacy planning), kami mendampingi nasabah dalam membangun, mengelola, dan meneruskan kekayaan secara berkelanjutan lintas generasi,” ujar Melfrida.

Dalam produk Manulife PRIME, pemegang polis dapat memilih dua pilihan masa perlindungan hingga usia 75 tahun (Plan A) dan hingga usia 100 tahun (Plan B). 

Untuk pilihan perlindungan hingga usia 100 tahun, jika tertanggung meninggal dunia setelah tahun ke-25 polis berjalan, nominal uang pertanggungan yang diberikan dapat mencapai 200 persen dari nominal awal.

Selain itu, nasabah juga dapat memilih perlindungan hingga usia 75 tahun dan memperoleh manfaat jatuh tempo berupa 150 persen uang pertanggungan. 

Manulife PRIME juga dirancang untuk menjadi inklusif dan mudah diakses dan dapat dimiliki oleh individu mulai dari usia 30 hari hingga 70 tahun, dengan pilihan masa pembayaran premi fleksibel selama 1, 3, atau 5 tahun.

Baca juga: Bos Infobank: Asuransi Bukan Sekadar Jualan Polis, tapi Solusi Nyata

Manulife menyediakan opsi premium financing, yaitu fasilitas pembiayaan premi melalui Bank DBS Indonesia yang memungkinkan nasabah mendapatkan perlindungan jiwa yang optimal dan fleksibilitas dalam perencanaan keuangan.

Produk ini memiliki proses underwriting sederhana, sehingga nasabah dapat lebih mudah mengakses nilai pertanggungan hingga Rp5 miliar atau USD500.000. (*)

Editor: Galih Pratama

Khoirifa Argisa Putri

Recent Posts

OJK: Penerapan Universal Banking Bakal Jadi Game Changer Industri Keuangan

Poin Penting OJK dorong universal banking sebagai strategi memperdalam pasar keuangan dan memperluas peran bank… Read More

5 hours ago

OJK Denda Influencer BVN Rp5,35 Miliar Gegara Goreng Saham

Jakarta - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menetapkan sanksi administratif kepada seorang pegiat media sosial pasar… Read More

6 hours ago

AAUI Ungkap Penyebab Premi Asuransi Umum Hanya Tumbuh 4,8 Persen di 2025

Poin Penting Asosiasi Asuransi Umum Indonesia mencatat premi asuransi umum 2025 hanya naik 4,8% menjadi… Read More

20 hours ago

Total Klaim Asuransi Umum Naik 4,1 Persen Jadi Rp48,96 Miliar di 2025

Poin Penting Klaim dibayar asuransi umum 2025 naik 4,1 persen menjadi Rp48,96 miliar; lonjakan tertinggi… Read More

21 hours ago

Indonesia Diminta jadi Wakil Komandan Misi Gaza, Ini Pernyataan Prabowo

Poin Penting Presiden Prabowo Subianto menegaskan dukungan Indonesia terhadap perdamaian berkelanjutan di Palestina dengan solusi… Read More

23 hours ago

IHSG Ditutup di Zona Merah, Top Losers: Saham DGWG, SGRO, dan HMSP

Poin Penting IHSG ditutup turun 0,03 persen ke 8.271,76. Sebanyak 381 saham terkoreksi, 267 menguat,… Read More

24 hours ago