Direktur Utama PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk, (BTN) Nixon LP Napitupulu. (Foto Istimewa)
Jakarta – Komisi XI DPR RI pada hari ini (2/2) menggelar rapat kerja dengan PT Bank Tabungan Negara (Persero) (BTN) dan PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BRI).
Dalam paparannya, Plt Direktur Utama BTN Nixon L.P. Napitupulu menyatakan berdasarkan data unaudited hingga akhir 2020 laba BTN mampu mencapai Rp1,61 triliun atau melonjak dari Rp209 miliar pada 2019.
“Laba bersih kami tumbuh memang sangat tinggi sekali sampai 671%, memang didorong oleh karena lebih karena tahun 2019 kita lakukan banyak downgrade, bersih-bersih, sekarang sudah mulai pelan-pelan kita perbaiki sehingga laba kami ke Rp 1,6 triliun,” kata Nixon di Jakarta, Selasa 2 Febuari 2021.
Tak hanya itu, dalam penyaluran kredit dan pembiayaan BTN disebut masih tumbuh 1,7% dari Rp255,825 triliun menjadi Rp260,121 triliun. Ditengah pertumbuhannya, BTN juga menjaga kesehatan aset dengan mencatatkan non performing loan (NPL) gross 4,24% dan NPL net 2,05% di akhir 2020.
Sementara itu untuk penghimpunan dana pihak ketiga (DPK) BTN tercatat mencapai Rp279,135 triliun di 2020 atau naik 23,8% dari Rp225,401 triliun di 2019. BTN juga membukukan aset senilai Rp362,23 triliun atau naik 16,2% di dari Rp311,77 triliun pada 2019. (*)
Editor: Rezkiana Np
Poin Penting OJK optimistis premi asuransi tumbuh pada 2026 seiring membaiknya konsolidasi industri dan penguatan… Read More
Poin Penting Kerusakan atau hang perangkat operasional seperti aplikasi kasir bisa menyebabkan gangguan bisnis serius… Read More
Poin Penting Ekonomi Indonesia tumbuh 5,11% (yoy) pada kuartal IV 2025, tertinggi dalam empat kuartal… Read More
Poin Penting Pemerintah resmi menghentikan subsidi motor listrik pada 2026, melanjutkan kebijakan tanpa insentif sejak… Read More
Poin Penting OJK mencatat jumlah polis asuransi kesehatan mencapai sekitar 21 juta, sebagai bagian dari… Read More
Poin Penting OJK menyoroti indikasi proyek fiktif di fintech lending dan menegaskan praktik fraud akan… Read More