Ekonomi dan Bisnis

Mantan Mendag Gita Wirjawan Diangkat Jadi Komisaris EdTech Cakap

Jakarta – Mantan Menteri Perdagangan periode 2011-2014, Gita Wirjawan resmi diumumkan sebagai Komisaris platform EdTech Cakap. Gita mengemban tugas barunya terhitung sejak Agustus 2022. Ia menitikberatkan kemampuan berbahasa, terutama bahasa asing sebagai salah satu kunci menguasai pendidikan.

“Masih banyak orang Indonesia yang tidak bisa berbahasa yang dipahami komunitas global,” ujar Gita dalam keterangan resmi, Senin, 22 Januari 2022.

Gita menyebut, Indonesia masih kerap kalah bersaing dari India dan Singapura dalam berkomunikasi di panggung atau pentas internasional. Faktor kemampuan berbahasa asing menjadi salah satu alasannya. Ia juga menyakini bahwa potensi kemampuan berbahasa dapat meningkatkan kesejahteraan.

Ia mencontohkan misalnya para pekerja migran dari Filipina yang bisa mendatangkan devisa lebih besar karena mereka lebih menguasai bahasa Inggris.

“Harapannya orang Indonesia yang dikirim ke Timur Tengah, Hong Kong, Singapura, bisa jadi supervisor IT atau GM di hotel karena mereka jago bahasa Inggris,” terangnya.

Gita juga menekankan pentingnya pemerataan pendidikan, terutama terkait keterampilan yang tidak didapat di Pendidikan formal. Ia membayangkan jika ada 100 juta warga Indonesia yang jago berbahasa inggris, atau mandarin, SDM Indonesia bisa mengisi posisi-posisi strategis di perusahaan dunia.

“Sky is the only limit. Upaya pemerataan pendidikan di luar jalur formal mesti diperluas lagi, maka disinilah teknologi berperan,” pungkasnya.

EdTech Cakap sendiri saat ini diklaim sudah diunduh lebih dari 1,8 juta pengguna. Selain Gita Wirjawan, posisi komisaris di perusahaan ini juga diisi oleh Arya Setiadharma, CEO Prasetia Dwidharma, perusahaan infrastruktur IT, komunikasi dan investasi. Lalu ada juga Managing Partner MDI VC Singapura, Kenneth Li.

Sementara Tomy Yunus, CEO & Co-founder Cakap, sangat mengapresiasi dan menyambut
baik bergabungnya Gita sebagai komisaris. Menurut Tomy, sosok Gita yang dekat dengan dunia pendidikan, sangat cocok didapuk menjadi komisaris yang akan mendukung perkembangan EdTech Indonesia melalui Cakap.

“Sosok Gita Wirjawan memiliki visi dan misi yang selaras dengan Cakap, yakni membawa potensi dan talenta Indonesia lebih maksimal lagi. Cakap selama ini membawa misi sebagai platform penyedia kursus upskilling yang bertujuan meningkatkan kualitas SDM bangsa,” ujar Tomy. (*) Ari Astriawan

Rezkiana Nisaputra

Recent Posts

BSI Catat Pembiayaan UMKM Tembus Rp51,78 Triliun per November 2025

Poin Penting Pembiayaan UMKM BSI tembus Rp51,78 triliun hingga November 2025, dengan Rasio Pembiayaan Inklusif… Read More

2 hours ago

Diam-diam Ada Direksi Bank Mandiri Serok 155 Ribu Saham BMRI di Awal 2026

Poin Penting Direktur Operasional Bank Mandiri, Timothy Utama, membeli 155 ribu saham BMRI senilai Rp744… Read More

8 hours ago

Astra Mau Buyback Saham Lagi, Siapkan Dana Rp2 Triliun

Poin Penting ASII lanjutkan buyback saham dengan dana maksimal Rp2 triliun, dilaksanakan pada 19 Januari–25… Read More

8 hours ago

OJK Beberkan 8 Pelanggaran Dana Syariah Indonesia, Apa Saja?

Poin Penting OJK menemukan delapan pelanggaran serius yang merugikan lender, termasuk proyek fiktif, informasi palsu,… Read More

9 hours ago

Dorong Inklusi Investasi Saham, OCBC Sekuritas dan Makmur Sepakati Kerja Sama Strategis

Poin Penting OCBC Sekuritas bermitra dengan Makmur untuk menghadirkan fitur investasi saham di platform Makmur… Read More

10 hours ago

Meluruskan Penegakan Hukum Tipikor di Sektor Perbankan yang Sering “Bengkok”

Oleh A.Y. Eka Putra, Pemerhati Ekonomi dan Perbankan PENEGAKAN hukum tindak pidana korupsi di sektor… Read More

13 hours ago