Jakarta – Kabar duka menyelimuti industri keuagan. Mantan Komisaris PT Bank Tabungan Negara (BTN) Lucky Fathul Aziz dikabarkan meninggal dunia hari ini (16/4) pada pukul 14.10 WIB dalam usia 64 tahun.
Dalam kabar duka yang diterima Infobank, Almarhum meninggal akibat Covid-19. Dan akan dimakamkan pada hari ini.
“Innalillahi wainna ilaihi rojiun, Allaahummaghfirlahu warhamhu wa’aafihi wa’fuanhu. Semoga alm bp. Lucky Fathul husnul khatimah, wafat di hari Jum’ah & di bulan Ramadhan. Insya Allah beliau diberi maghfiroh dan rahmat Nya. Semoga keluarga yang ditinggal diberikan kesabaran. aamiin,” dikutip pesan singkat yang di terima Infobank di Jakarta, Jumat 16 April 2021.
Almarhuman tercatat sudah malang melintang di industri keuangan nasional maupun otoritas keuangan. Tercatat, sebelum menjabat sebagai komisaris di BTN, Lucky pernah menjabat sebagai Direktur Utama Dana Pensiun OJK di Periode 2015.
Sementara itu, sebelumnya Lucky juga pernah menjabat menjabat sebagai Deputi Komisioner Manajemen Strategis 1B di OJK, Kepala Perwakilan Bank Indonesia Wilayah VI di Bandung pada tahun 2010 sampai dengan 2012, dan Kepala Perwakilan Bank Indonesia New York dari tahun 2007 sampai dengan 2010.
Lucky tercatat meraih gelar Master of Art (MA) dalam bidang Development Economics dari Boston University, Massachusetts, USA pada tahun 1985. Dan pada tahun 1991, beliau meraih gelar Master of Science (MS) dari Universitas Hasanuddin, Makassar. (*)
Editor: Rezkiana Np
Poin Penting OJK menargetkan aset asuransi tumbuh 5-7 persen pada 2026, seiring optimisme kinerja sektor… Read More
Poin Penting OJK memproyeksikan kredit perbankan 2026 tumbuh 10–12 persen, lebih tinggi dibanding target 2025… Read More
Poin Penting Kekerasan debt collector dan maraknya jual beli kendaraan STNK only menggerus kepercayaan publik,… Read More
Poin Penting OJK menegaskan peran penagihan penting menjaga stabilitas industri pembiayaan, namun wajib diatur rinci,… Read More
Poin Penting Menkeu Purbaya sidak dua perusahaan baja di Tangerang yang diduga menghindari pembayaran PPN… Read More
Poin Penting Pembiayaan berkelanjutan Bank Mandiri mencapai Rp316 triliun pada 2025, tumbuh 8% yoy, terdiri… Read More