News Update

Mantan Deputi Gubernur Senior BI Miranda Goeltom Ditunjuk jadi Komisaris Bank Mayapada

Jakarta – PT. Bank Mayapada Internasional, Tbk (Bank Mayapada) menggelar Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan dan Luar Biasa pada hari ini (29/06). Dalam rapat tersebut, para stakeholder membahas beberapa agenda penting, diantaranya adalah pengelolaan laba hingga perubahan jajaran Direksi serta Komisaris.

Salah satunya adalah mengangkat Miranda S. Goeltom sebagai Wakil Komisaris Utama Perseroan. Miranda sendiri merupakan Mantan Deputi Senior Bank Indonesia pada tahun 2009. Hingga saat ini, ia juga aktif mengajar sebagai guru besar Fakultas Ekonomi Universitas Indonesia. Selain pengangkatan Miranda, perseroan juga memberhentikan Jusak Pranoto selaku Direktur Perseroan.

Pemberhentian dan pengangkatan masa berlaku efektif sejak ditutupnya rapat ini, dengan jangka waktu mengikuti masa jabatan Anggota Direksi lainnya.

Lebih jauh, Bank Mayapada juga memutuskan untuk menggunakan laba bersih di 2021 sebesar Rp44,13 miliar untuk dua hal. Pertama, Bank Mayapada akan mencadangkan sebesar 2,27% dari laba bersih tahun 2021 atau sebesar Rp1 miliar guna memenuhi ketentuan Pasal 39 Anggaran Dasar Perseroan juncto Pasal 70 Undang-Undang Nomor 40 Tahun 2007 tentang Perseroan Terbatas (PT) untuk melakukan cadangan dari laba bersih setiap tahun, sampai cadangan mencapai 20% dari total Modal Disetor.

Kedua, sisa dari laba bersih yang ada sebesar Rp43,13 miliar akan dicatatkan sebagai laba yang ditahan. Para stakeholder setuju untuk memperkuat struktur permodalan Perseroan dengan ini.

RUPST menyetujui Laporan Realisasi Penggunaan Dana Penawaran Umum Terbatas XIII Bank Mayapada Tahun 2021 yang setelah dikurangi biaya-biaya menjadi sebesar Rp1.99 triliun. Dana ini telah direalisasikan seluruh penggunaannya pada triwulan IV Tahun 2021 untuk ekspansi usaha melalui penyaluran kredit.

Sebagai informasi, berikut adalah susunan Dewan Komisaris dan Direksi Perseroan yang baru adalah sebagai berikut:

Dewan Komisaris
1. Komisaris Utama : Dato’ Sri Prof. DR. Tahir, MBA
2. Wakil Komisaris Utama : Prof. DR. Miranda S. Goeltom, S.E., MBA *)
3. Komisaris : Ir. Hendra
4. Komisaris Independen : Ir. Kumhal Djamil, SE

Direksi
1. Direktur Utama : Hariyono Tjahjarijadi
2. Wakil Direktur Utama : Thomas Arifin
3. Direktur : Andreas Wiryanto
4. Direktur : Rudy Mulyono
5. Direktur : Harry Sasongko Tirtotjondro

Adapun sesuai POJK No. 27/POJK.03/2016 dan SEOJK No. 39/SEOJK.O3/2016, maka pengangkatan Prof. DR. Miranda S. Goeltom, S.E., MBA sebagai Wakil Komisaris Utama Perseroan berlaku efektif setelah mengikuti Penilaian Kemampuan dan Kepatutan dan memperoleh persetujuan dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK). (*)

Evan Yulian

Recent Posts

BI Tetap Siaga di Pasar Jaga Rupiah selama Libur Panjang Nyepi dan Idul Fitri

Poin Penting BI tetap siaga memantau rupiah selama libur Lebaran, termasuk melalui pasar offshore meski… Read More

2 hours ago

Dampak Perang Timur Tengah, BI Tarik Sinyal Penurunan Suku Bunga

Poin Penting BI tidak lagi memberi sinyal penurunan suku bunga akibat meningkatnya risiko global dari… Read More

3 hours ago

BSN Jalin Kerja Sama dengan Ekosistem Properti Syariah Indonesia

Kerjasama ini juga membuka ruang bagi pengembangan bisnis terutama inisiatf mendukung program pemerintah dalam pengembangan… Read More

3 hours ago

Porsi Pembiayaan Meningkat, Maybank Indonesia Perkuat Pembiayaan SME Syariah

Poin Penting PT Bank Maybank Indonesia Tbk memperkuat pembiayaan SME syariah sebagai pilar utama pengembangan… Read More

5 hours ago

Libur Panjang Nyepi dan Idul Fitri, Tarif LRT Jabodebek Dipatok Maksimal Rp10.000

Poin Penting PT Kereta Api Indonesia (Persero) menetapkan tarif maksimal LRT Jabodebek sebesar Rp10.000 selama… Read More

5 hours ago

Wacana Pemotongan Gaji Pejabat Diminta jadi Gerakan Disiplin Fiskal Nasional

Poin Penting Anggota Komisi II DPR RI Ali Ahmad menilai wacana pemotongan gaji pejabat yang… Read More

5 hours ago