Jakarta–Tujuh perusahaan pembiayaan dan 2 institusi perbankan menjalin kerja sama dengan Direktorat Jenderal Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) Kementerian Dalam Negeri Republik Indonesia (Kemendagri). Kerja sama yang dilakukan berkaitan dengan pemanfaatan Nomor Induk Kependudukan, Data kependudukan dan Kartu Tanda Penduduk elektronik.
Penandatangan kerja sama ini dihadiri oleh Menteri Dalam Negeri (Mendagri)Tjahjo Kumolo, Direktur Jenderal Kependudukan dan Pencatatan Sipil, Prof. Dr. Zudan Arif Fakrulloh SH, MH, dan sejumlah CEO dan Direksi yang mewakili ke-9 peserta penandatanganan yakni PT lndomobil Finance Indonesia (IMFI), PT Sinarmas Hana Finance, PT Summit Oto Finance, PT Indosurya Inti Finance, PT Shinhan lndo Finance, PT Oto Multiartha, PT LiMa Ventura, PT Bank UOB Indonesia (UOB Indonesia) dan PT Bank Victoria international, Tbk (Bank Victoria).
Kevin Lam selaku Presiden Direktur Bank UOB Indonesia mengatakan, bahwa pihaknya mendukung penuh kerja sama ini demi terlaksananya akurasi, efisiensi, serta keamanan verifikasi data nasabah.
“PT Bank UOB Indonesia mendukung sepenuhnya inisiatif bersama dengan lembaga-lembaga keuangan lain ini untuk memastikan akurasi, efisiensi, serta keamanan verifikasi data nasabah. Kerja sama ini merupakan wujud dari komitmen kami untuk terus berupaya meningkatkan kenyamanan dan kepercayaan nasabah.” jelas Kevin di Plaza UOB, Jakarta, Senin 7 Agustus 2017. (Bersambung ke halaman berikutnya)
Page: 1 2
Poin Penting Asbisindo Institute dan VOCASIA meluncurkan platform e-learning terintegrasi untuk memperkuat kapabilitas SDM perbankan… Read More
Poin Penting Penyelundupan BBM bersubsidi masih marak dan meresahkan masyarakat, terutama yang berhak menerima subsidi… Read More
Poin Penting Grab meluncurkan 13 fitur berbasis AI di acara GrabX untuk meningkatkan kenyamanan pengguna,… Read More
Poin Penting SIPF menyiapkan consultation paper untuk mendorong Lembaga Perlindungan Pemodal masuk dalam revisi UU… Read More
Poin Penting Ruang penurunan suku bunga makin sempit, BI fokus pada stabilitas di tengah ketidakpastian… Read More
Poin Penting Lo Kheng Hong terus mengakumulasi saham DILD dan GJTL sepanjang awal 2026 saat… Read More