Perluas Jaringan, Pengusaha Thailand dan RI Gelar Business Matching 2019
Jakarta – Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengaku ingin memanfaatkan momentum pertumbuhan ekonomi untuk menggencarkan tiga sektor bisnis. Ketiga sektor ini dapat semakin mendongkrak angka pertumbuhan ekonomi pada tahun mendatang.
“Sekarang momentum ekonomi kita sudah baik, lalu apa yang harus jadi langkah kita berikutnya. Dasarnya kesimpulan saya adalah peluang bisnis paling besar sekarang yaitu pertama potensi daerah, kedua sektor pariwisata dan ketiga lifestyle,” ungkap Jokowi pada acara Kompas 100 CEO Forum di Hotel Rafless, Jakarta, Rabu 29 November 2017.
Jokowi menjelaskan, pembangunan infrastruktur yang telah rampung akan terus menggenjot potensi-potensi yang tersimpan di daerah. Pembangunan infrastruktur tersebut juga akan meningkatkan perekonomian daerah.
“Kalau bicara peluang bisnis di daerah sebenernya potensinya banyak sekali, udah kita bicarakan sejak lama, udah puluhan tahun bicara potensi daerah. Namun yang beda sekarang, infrastruktur membuat daerah makin mudah dijangkau,” tambah Jokowi.
Selain itu, sektor pariwisata juga telah menjadi sektor pendukung pertumbuhan ekonomi nasional. Dibangunnya beberapa bandara baru menurutnya semakin menggairahkan sektor pariwisata karena dapat menarik minat wisatawan mancanegara untuk berkunjung ke Indonesia.
“Bandara di Labuan Bajo sudah bisa terbang direct non-stop Jakarta dan daerah lain. Sekarang bandara Silangit juga sudah jadi bandara internasional dan Garuda udah terbang direct, ini adalah manfaat pembangunan infrastruktur yang bisa segera kita rasakan,” jelas Jokowi.
Selain itu untuk sektor lifestyle, Jokowi mengaku akan terus melebarkan jaringan fiber optik Palapa ring agar koneksi internet di daerah dapat berjalan dengan baik.
“Dengan pelebaran jaringan fiber optik, nanti makin banyak daerah pelosok yang merasakan jaringan telekomunikasi baik 3G maupun 4G. Karena sekarang orang ke mana-mana yang penting selfie, WiFi kemudian langsung upload. Ini tren yang buat peluang bisnis khususnya lifestyle menjadi menarik,” tukas Jokowi.
Poin Penting Standard Chartered mendorong portofolio yang disiplin, terstruktur (core, tactical, opportunistic), dan terdiversifikasi lintas… Read More
Poin Penting Presiden Prabowo melantik Juda Agung sebagai Wakil Menteri Keuangan, menggantikan Thomas Djiwandono yang… Read More
Poin Penting IHSG lanjut melemah tajam – Pada sesi I (6/2), IHSG ditutup turun 2,83%… Read More
Poin Penting Moody’s menurunkan outlook Indonesia dari stabil menjadi negatif, namun mempertahankan sovereign credit rating… Read More
Poin Penting Penurunan outlook dari stabil ke negatif dinilai Celios sebagai peringatan terhadap arah kebijakan… Read More
Poin Penting Danamon targetkan AUM wealth management tumbuh 20 persen pada 2026, melanjutkan capaian 2025… Read More