Jakarta – Kemajuan teknologi digital tak hanya digunakan PT Bank Sinarmas Tbk untuk meningkatkan layanannya kepada nasabah. Melalui media sosial (medsos), perseroan mengajak masyarakat untuk berdonasi lewat program ‘Secangkir Kebahagiaan’ sekaligus merayakan Hari Raya Tri Suci Waisak 2561 BE/2017.
Program Secangkir Kebahagiaan Waisak 2017 merupakan upaya perseroan meningkatkan kesadaran untuk berbagi kepada sesama dengan memanfaatkan media sosial yang dimiliki oleh Perseroan. Masyarakat cukup melakukan like, share dan/atau follow media sosial Bank Sinarmas baik di Facebook, Twitter maupun Instagram untuk melakukan donasi.
Direktur Bank Sinarmas, Hanafi Himawan mengatakan, Setiap klik like, share dan/atau follow media sosial yang dilakukan selama periode 24 April sampai dengan 10 Mei akan dihargai satu kilogram beras oleh Bank Sinarmas.
“Jadi kita kan ada di Facebook, Twitter sama Instagram mengenai secangkir kebahagiaan ini. kalau bapak like itu kita sediain 1 kilogram (beras). Jadi 1 like 1 kilogram,” ujar Hanafi di Jakarta, Minggu, 14 Mei 2017.
Adapun beras hasil donasi akan disumbangkan ke yayasan dan panti sosial yang membutuhkan. Dalam hal ini perseroan menyerahkan donasi kepada Yayasan Buddha Tzu Chi Indonesia yang di lakukan hari ini di Kawasan Pantai Indah Kapuk, Jakarta.
Sementara total donasi yang didapat dari hasil klik media sosial selama 15 hari periode program sebanyak 6.188 kilogram beras. “Tadi terkumpul 6000 kilogram lebih dalam waktu dua minggu. Dan itu dua kali lipat dari tahun sebelumnya,” tukas Hanafi.
Menurutnya, Program ‘Secangkir Kebahagiaan’ ini merupakan program berkelanjutan dari Bank Sinarmas dalam melakukan salah satu aktivitas sosialnya. “Kami telah memulai program ini sejak 2015 guna meningkatkan kepedulian masyarakat terhadap sesama dan akan terus berlanjut setiap tahun,” paparnya.
Pada 2015, program ‘Secangkir Kebahagiaan’ digelar pada bulan puasa Ramadhan dan berhasil mengumpulkan donasi sebesar 3.489 kg beras. Adapun tahun lalu, ‘Secangkir Kebahagiaan’ dihelat pada Tahun Baru Imlek dengan hasil perolehan donasi sebanyak 2.671 kg beras.
Melalui program donasi berbasis digital ini, BSIM mengajak masyarakat untuk menunjukkan kepedulian dengan cara kekinian sekaligus merayakan cinta kasih kepada sesama. “Basis digital kan mereka punya pangsa pasar tersendiri. Dan diharapkan anak-anak muda dapat mengenal donasi, mmbantu sesama melalui digital,” tutupnya. (*)
Editor: Paulus Yoga
Oleh Tim Infobank SEMARANG, sebuah ruang pengadilan menjadi panggung sebuah drama yang memilukan sekaligus mengusik… Read More
Poin Penting OJK optimistis premi asuransi tumbuh pada 2026 seiring membaiknya konsolidasi industri dan penguatan… Read More
Poin Penting Kerusakan atau hang perangkat operasional seperti aplikasi kasir bisa menyebabkan gangguan bisnis serius… Read More
Poin Penting Ekonomi Indonesia tumbuh 5,11% (yoy) pada kuartal IV 2025, tertinggi dalam empat kuartal… Read More
Poin Penting Pemerintah resmi menghentikan subsidi motor listrik pada 2026, melanjutkan kebijakan tanpa insentif sejak… Read More
Poin Penting OJK mencatat jumlah polis asuransi kesehatan mencapai sekitar 21 juta, sebagai bagian dari… Read More