Jakarta–PT Mandiri Utama Finance (MUF) menyatakan kesiapan mereka untuk berpartisipasi dalam gelaran otomotif nasional Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIASS) yang akan digelar di ICE Bumi Serpong Damai (BSD) pada 11-21 Agustus mendatang.
Ini sekaligus menjadi strategi MUF untuk menggenjot penjualan di 2016. Sebab, pameran ini diprdiksi akan menyedot banyak konsumen dari wilayah DKI Jakarta fan sekitarnya. Tak tertutup kemungkinan, konsumen dari berbagi kota besar di Indonesia juga akan memadati pameran ini.
“Ini sebagai strategi MUF yang fokus menggarap segmen mobil baru,” ujar Stanley Atmadja, Direktur Utama MUFdisela-sela acara buka puasa bersama media di Jakarta, Kamis, 23 Juni 2016.
GIASS sendiri bukanlah pameran pertama yang diikuti MUF tahun ini. Januari lalu, MUF juga terlibat dalam event Mandiri Auto Fiesta yang digelar di Bandung. Kemudian pada Maret lalu, MUF juga terlibat dalam event yang sama yang digelar di Yogyakarta.
Selain MUF, induk usaha merka yakni Bank Mandiri pun akan terlibat aktif dalam gelaran otomotof terbesar di Tanah Air tersebut. Dimana transaksi dalam ajang tersebut akan menggunakan e-money milik Bank Mandiri. Pameran yang diikuti banyak agen tunggal pemegang merk (ATPM) tersebut menargetkan jumlah pengunjung sebanyak 500 ribu pengunjung dengan nilai transaksi sebasar Rp5,7 triliun. (*) Novita Adi Wibawanti
Editor: Paulus Yoga
Poin Penting OJK menunjuk Bank Kalsel sebagai Bank Devisa sejak 31 Desember 2025 dengan masa… Read More
Poin Penting Presiden Prabowo mendorong riset kampus berorientasi hilirisasi dan industri nasional untuk meningkatkan pendapatan… Read More
PT Asuransi Jiwa BCA (BCA Life) berkolaborasi dengan PT Bank Central Asia Tbk (BCA) menghadirkan… Read More
Poin Penting Pengawasan OJK disorot DPR karena platform Dana Syariah Indonesia (DSI) masih dapat diakses… Read More
UOB Plaza yang berlokasi di distrik bisnis Jakarta, telah menerima sertifikat dan plakat GREENSHIP Existing… Read More
Poin Penting Pembiayaan UMKM BSI tembus Rp51,78 triliun hingga November 2025, dengan Rasio Pembiayaan Inklusif… Read More