Foto: Muhammad Zulfikar
Jakarta – PT Mandiri Utama Finance (MUF) meraih penghargaan “Top 20 Perusahaan Pembiayaan 2024” versi The Finance dalam kategori Perusahaan Pembiayaan Beraset Rp10 Triliun ke Atas.
Anak perusahaan PT Bank Mandiri (Persero) Tbk, berhasil meraih penghargaan ini karena memperoleh predikat ‘Sangat Bagus’ dengan nilai total 81,60.
Penilaian tersebut melihat pertumbuhan kinerja perusahaan pembiayaan berdasarkan laporan keuangan tiga tahun terakhir, yakni 2021, 2022, dan 2023.
Baca juga : Bidik Pembiayaan Baru Rp22 T Hingga Akhir 2023, Ini Strategi Mandiri Utama Finance
Kemudian, untuk rasio-rasio penting, hanya menggunakan data 2023. Perusahaan pembiayaan yang diikutsertakan dalam penilaian “Top 20 Lembaga Keuangan 2024” – dari sisi pertumbuhan modal dan laba – disyaratkan nilai nominal modal dan labanya dari positif ke positif atau dari positif ke negatif.
Perusahaan pembiayaan yang bersangkutan juga mesti berpredikat “sangat bagus” pada rating multifinance 2024 versi The Finance.
Setelah dilakukan pengukuran terhadap pertumbuhan dan rasio-rasio penting, masing-masing perusahaan pembiayaan akan mendapat nilai total. Nilai terbaik pada rating ini adalah minimal 81,00 hingga 100,00.
Baca juga : Ijazah hingga KK buat Bungkus Gorengan, Eko B. Supriyanto: Pentingnya Literasi Pelindungan Data
Selanjutnya, perusahaan pembiayaan yang dirating akan diperingkat berdasarkan nilai total dan dikelompokkan berdasarkan aset. Perusahaan pembiayaan yang mendapat nilai minimal 81,00 akan kembali diseleksi dengan dua tahapan, yakni berdasarkan besarnya pembiayaan dan aset, per masing-masing kelompok.
Rating ini mendapati 20 perusahaan pembiayaan yang masuk dalam daftar top 20 lembaga keuangan, kelompok perusahaan pembiayaan. Lalu, ada 51 perusahaan yang kinerjanya sangat baik dalam tiga tahun terakhir, tapi belum masuk dalam daftar top 20 perusahaan pembiayaan. (*)
Editor: Yulian Saputra
Poin Penting Transaksi Syariah Card Bank Mega Syariah melonjak 48% pada Desember 2025 dibandingkan rata-rata… Read More
Poin Penting Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa tengah membahas penambahan satu lapisan cukai rokok untuk memberi… Read More
Poin Penting Permata Bank mulai mengkaji pengembangan produk BNPL/paylater, seiring kebijakan terbaru regulator, namun belum… Read More
Poin Penting Purbaya menilai lambatnya penyerapan anggaran K/L dan Pemda merupakan masalah klasik yang terjadi… Read More
Poin Penting Presiden Prabowo menekankan percepatan pembangunan IKN, khususnya fasilitas legislatif dan yudikatif Pemerintah melakukan… Read More
Poin Penting Pembiayaan Solusi Emas Hijrah Bank Muamalat melonjak 33 kali lipat pada 2025, mencapai… Read More