Keuangan

Mandiri Tunas Finance Targetkan Pembiayaan Tumbuh 30% di 2023

Jakarta – Meski masih adanya ancaman krisis global yang diperkirakan berdampak pada Indonesia, PT Mandiri Tunas Finance (MTF) melihat pembiayaan untuk kendaraan mobil akan terus membaik dan menargetkan pertumbuhan dikisaran 20-30% di 2023.

Direktur Utama MTF, Pinohadi G Sumardi, menyatakan, bahwa pertumbuhan tersebut didorong oleh kembali normalnya pergerakan ekonomi Indonesia. Sehingga, dirinya tetap optimis pembiayaan ataupun pertumbuhan kendaraan roda empat membaik di tahun ini.

“Pembiayaannya jauh lebih besar, kita target naiknya 20-30% jadi Rp33 triliun dari sekarang Rp27 triliun, optimis kita,” ucap Pinohadi kepada media di Jakarta, 14 Februari 2023.

Selain itu, ia juga menargetkan pertumbuhan laba bersih di tahun 2023 ini akan menembus di atas Rp1 triliun, dimana per Desember 2022 laba bersih MTF tercatat tumbuh hingga 205% menjadi Rp750 miliar dari Rp245 miliar di 2021.

“Profit juga kalau kita lihat juga dibanding tahun 2021 ke 2022 kita naiknya tiga kali lipat, tahun ini kita targetkan tembus di atas Rp1 triliun, jadi kita sih ngga ada keraguan lah sama industri otomotif,” imbuhnya.

Meskipun industri otomotif diproyeksikan akan melesu di tahun ini, dirinya tetap yakin prospek industri otomotif masih akan lebih cerah dibandingkan tahun sebelumnya, hanya saja terkendala dipersediaan barangnya.

Adapun, kinerja MTF yang membaik tersebut turut diikuti oleh kualitas kredit yang tercermin dari non performing loan (NPL) atau kredit bermasalah sebesar 0,71%. Selain itu juga memengaruhi return on asset (ROA) dan return on equity (ROE) yang masing-masing tercatat 4,5% dan 28,14%. (*)

Editor: Rezkiana Nisaputra

Khoirifa Argisa Putri

Bergabung dengan infobanknews.com sejak 2022. Lulusan Ilmu Komunikasi Universitas Gunadarma bertugas meliput dan menulis berita di Bursa Efek Indonesia (BEI) seputar pasar modal dan korporasi, serta perbankan dan Industri Keuangan Non-Bank (IKNB).

Recent Posts

Permata Bank Tebar Dividen Rp1,26 Triliun, Angkat Direktur Baru

Poin Penting Permata Bank membagikan dividen Rp1,266 triliun atau Rp35 per saham dari laba 2025.… Read More

5 hours ago

Rupiah Babak Belur, Misbakhun Kritik Kebijakan BI yang Konvensional

Poin Penting Ketua Komisi XI DPR RI, Mukhamad Misbakhun, menilai BI masih menggunakan pendekatan konvensional… Read More

8 hours ago

Bank Mandiri Mau Gelar RUPST 29 April 2026, Simak Agenda Lengkapnya

Poin Penting PT Bank Mandiri (Persero) Tbk akan mengadakan RUPST tahun buku 2025 pada 29… Read More

9 hours ago

Siap-Siap! Bea Cukai Buka 300 Formasi CPNS Lulusan SMA Bulan Depan

Poin Penting Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa akan membuka rekrutmen CPNS untuk 300 lulusan SMA/sederajat… Read More

9 hours ago

Rupiah Terlemah Sepanjang Sejarah, Begini Respons BI

Poin Penting Rupiah ditutup melemah 70 poin (0,41 persen) ke Rp17.105 per dolar AS, menjadi… Read More

9 hours ago

CIMB Perluas Segmen Affluent ASEAN Sejalan Strategi Forward30

Poin Penting CIMB memperluas layanan wealth untuk menangkap pertumbuhan segmen affluent di ASEAN. Strategi ini… Read More

10 hours ago