Mandiri Tunas Finance Bidik Pembiayaan Rp24 Triliun
Jakarta – PT Mandiri Tunas Finance (MTF) terus berupaya meningkatkan angka pembiayaannya pada tahun ini. Tak tanggung-tangung MTF membidik angka pembiayaannya diangka Rp24 triliun pada tahun ini.
Direktur MTF Harjanto Tjitohardjojo mengaku akan terus menghadirkan program menarik bagi nasabahnya guna meningkatkan pelayanan dan fasilitas kepada nasabahnya. Salahsatunya dengan menjadi Official Leasing pada pagelaran Indonesia International Motor Show (IIMS 2018) di JIEXPO Kemayoran pada tanggal 19 – 29 April 2018.
“Kami optimistis pagelaran IIMS 2018 akan memberikan kontribusi signifikan dalam upaya penyaluran pembiayaan kendaraan kepada masyarakat yang pada tahun 2018 ditargetkan mencapai Rp 24 triliun,” kata Direktur MTF Harjanto Tjitohardjojo di JI-Expo Kemayoran Jakarta, Kamis 19 April 2018.
Dirinya menambahkan, MTF juga memberikan penawaran menarik bagi pengunjung IIMS 2018 antara lain DP 9%, Bunga Pintar 2,55%, tenor sampai dengan 7 tahun, paket 6 bulan tanpa bunga dan BSM Oto sebagai paket Syariah, untuk membantu masyarakat memilih pembiayaan yang tepat.
Baca juga: Mandiri Tunas Finance Luncurkan Produk “Angsuran Berjenjang” di IIMS 2018
Tak hanya itu, Harjanto juga berharap IIMS pada tahun ini dapat menggaet pengujung lebih besar daripada tahun sebelumnya.
“Dengan kembali berpartisipasi dalam IIMS, kami juga berharap dapat meraih setidaknya 1.300 Surat Pemesanan Kendaraan (SPK), dimana pada tahun 2018 ini MTF menjadi Official Leasing Partner,” tutup Harjanto.
Sebagai informasi, sepanjang 2017 lalu MTF telah menyalurkan pembiayaan baru sebesar Rp 22,2 triliun, atau meningkat 19% dibandingkan dengan capaian di akhir 2016 yakni sebesar Rp 18,6 triliun.(*)
Poin Penting Bank Mandiri memastikan Livin’ by Mandiri tetap stabil dan beroperasi 24 jam untuk… Read More
Poin Penting Pemerintah menetapkan Idul Fitri 1 Syawal 1447 H jatuh pada Sabtu, 21 Maret… Read More
Poin Penting Bank Mandiri memberangkatkan lebih dari 10.000 pemudik gratis menggunakan 215 bus ke berbagai… Read More
Poin Penting Laba bersih ASSA naik 81% menjadi Rp596,6 miliar pada 2025. Pendapatan konsolidasi mencapai… Read More
Poin Penting APLN mencatat penjualan dan pendapatan usaha Rp3,57 triliun pada 2025. Penjualan rumah tinggal… Read More
Poin Penting Kemacetan mudik di tol utamanya disebabkan bottleneck di gerbang transaksi, bukan semata lonjakan… Read More