Jakarta – PT Bank Mandiri bersama situs properti 123.com menghadirkan Festival Properti Indonesia sebagai ajang yang menawarkan program Kredit Pemilikan Rumah (KPR) terbaru Bank Mandiri untuk membantu masyarakat memiliki hunian pilihan di wilayah DKI Jakarta dan sekitarnya.
Dalam ajang tahunan yang berlangsung mulai pada 14 sampai dengan 19 November 2017 tersebut, Bank Mandiri menawarkan program KPR suku bunga mulai dari 5,99 persen efektif satu tahun pertama dan 6,35 persen efektif selama dua tahun serta same day approval.
Menurut Senior Vice President Consumer Loans Bank Mandiri Harry Gale, di Jakarta, Selasa, 14 November 2017, pihaknya memperkirakan sektor properti masih memiliki potensi bisnis yang sangat baik seiring dengan terus membaiknya kondisi perekonomian Indonesia.
“Selain ragam pilihan lokasi hunian, pengunjung juga berkesempatan mendapatkan promo pembiayaan KPR yang menguntungkan dari Bank Mandiri, antara lain suku bunga spesial dan same day approval,” ujarnya.
Lebih lanjut dia megungkapkan, bahwa keterlibatan pada event promosi tahunan dan program KPR tersebut dalam pagelaran Festival Properti Indonesia itu, merupakan bagian dari strategi perseroan untuk merealisasikan target pertumbuhan bisnis KPR sebesar 16 persen pada tahun ini.
“Di Festival Properti Indonesia ini, kami berharap bisa membukukan pencairan KPR sekitar Rp55 miliar,” ucapnya.
Saat ini, tambah dia, bisnis KPR menjadi salah satu fokus utama perseroan dalam menggarap sektor retail. Hal ini terlihat dari portofolio KPR Bank Mandiri yang terus mencatat pertumbuhan dengan rata-rata 10,6 persen dalam lima tahun terakhir.
Sedangkan pada September 2017, penyaluran KPR Bank Mandiri telah mencapai Rp39 triliun, tumbuh 18,6 persen bila dibandingkan dengan September 2016. “Kami juga memanfaatkan basis nasabah Bank Mandiri Group dalam memasarkan produk KPR ini, terutama kepada nasabah-nasabah korporasi besar,” tutupnya. (*)
Poin Penting Sri Mulyani Indrawati resmi ditunjuk sebagai anggota dewan pengurus (governing board) Gates Foundation… Read More
Poin Penting OJK mendata seluruh aset dan mengaudit keuangan DSI periode 2017–2025 terkait dugaan gagal… Read More
Poin Penting JTPE menargetkan pertumbuhan penjualan dua digit pada 2026, didukung kinerja solid hingga kuartal… Read More
Poin Penting OJK menerbitkan POJK 31/2025 untuk memperkuat tata kelola dan pengawasan Bursa Efek serta… Read More
Poin Penting Pemerintah memastikan kelanjutan paket ekonomi pada 2026 untuk menghadapi tantangan global, meningkatkan kualitas… Read More
Poin Penting Indonesia agresif masuk pasar perdagangan global dengan bergabung ke IEU CEPA, CEPA Kanada,… Read More