Pameran UMKM; Sektor ritel. (Foto: Budi Urtadi)
Potensi kredit UMKM di kawasan Jawa Timur diyakini Bank Mandiri masih sangat besar. Gina Maftuhah
Malang–PT Bank Mandiri (Persero) Tbk menargetkan penyaluran kredit UMKM di Jawa Timur tahun ini mengalami kenaikan sebesar Rp1,5 triliun menjadi Rp4,5 triliun. Angka ini menunjukkan peningkatan pertumbuhan kredit UMKM perseroan di Jawa Timur sebesar 35%.
Senior Vice President Kredit Regional Jawa Timur Sugeng Hariadi menyebut, penyaluran kredit UMKM di Jawa Timur dipusatkan pada lima sektor usaha unggulan. Beberapa di antaranya adalah usaha kos-kosan, sembako, industri rumahan dan juga ritel.
“Di Jawa Timur ini potensi untuk kredit UMKM masih sangat besar. Sampai akhir Juni, pertumbuhan kredit UMKM sudah naik Rp800 miliar menjadi Rp3,8 triliun,”sebut Sugeng di Malang, belum lama ini.
Sugeng mendata, setidaknya ada 4,2 juta potensi debitor UMKM di Jawa Timur. Dari angka ini, nasabah UMKM Bank Mandiri baru sekitar 115 ribu.
Sampai bulan Juni, dia menyebut, Bank Mandiri sudah menyalurkan kredit sebesar Rp46 triliun. Bila dibandingkan dengan angka ini, maka porsi penyaluran kredit UMKM Mandiri di Jawa Timur masih terbilang cukup kecil karena bahkan tidak mencapai 10 persen dari total penyaluran kredit. “Di Jawa Timur market share kredit UMKM kita nomor dua,” tambahnya.
Adapun sampai akhir semester satu ini, tingkat kredit macet untuk UMKM Mandiri berada di angka tiga persen (gross). (*)
Poin Penting Mirae Asset menargetkan IHSG 2026 di level 10.500, meski tekanan global dan data… Read More
PT Bank Muamalat Indonesia Tbk mencatat kinerja positif pada pembiayaan kepemilikan emas syariah melalui produk… Read More
Poin Penting Realisasi investasi hilirisasi 2025 mencapai Rp584,1 triliun, tumbuh 43,3 persen yoy dan menyumbang… Read More
Poin Penting Avrist pindah kantor pusat ke Wisma 46 untuk mendukung pertumbuhan bisnis. Target pertumbuhan… Read More
Poin Penting Penempatan dana Rp276 triliun di bank pelat merah dinilai tidak signifikan mendorong perekonomian,… Read More
Poin Penting Gita Wirjawan menilai kehadiran BPI Danantara di WEF 2026 berpotensi menjadi magnet utama… Read More