Jakarta -PT Bank Syariah Mandiri (Mandiri Syariah) hari ini (8/5) meluncurkan platform wakaf digital Jadiberkah.id. Platform tersebut memudahkan transaksi wakaf baik bagi pemberi wakaf (wakif) ataupun pihak yang menerima harta benda wakaf (nazhir).
Peluncuran resmi dilakukan Direktur Utama Mandiri Syariah, Toni EB Subari bersama Direktur IT dan Operation Achmad Syafii, Direktur Wholesale Banking Kusman Yandi dan SEVP Anton Sukarna disaksikan jajaran Direksi dan dan delapan lembaga nazhir wakaf. Dua di antara nazhir tersebut telah bekerja sama dengan Mandiri Syariah yaitu Dompet Dhuafa dan Mandiri Amal Insani.
Direktur IT dan Operation Mandiri Syariah Achmad Syafii menyampaikan tujuan dibentuknya platform wakaf digital ini adalah untuk mengakomodasi tingginya keinginan masyarakat dalam berbagi.
“Seiring meningkatnya kelas Muslim menengah, kesadaran tentang berbagi serta meningkatnya pemanfaatan teknologi digital, masyarakat butuh wadah menyalurkan semangat berbagi yang transparan dan fleksibel dari sisi moda pembayaran dan waktu,” jelas Syafii di Wisma Mandiri Jakarta, Rabu 8 Mei 2019.
Bersamaan dengan launching jadiberkah.id Manajemen Mandiri Syariah juga menandatangi nota kesepahaman, Memorandum of Understanding (MoU) dengan enam nazhir atau pengelola wakaf yakni Badan Wakaf Indonesia, Yayasan Wakaf Al Azhar, Rumah Zakat Indonesia, Sinergi Foundation, Inisiatif Wakaf, dan Laznas BSM Umat. Ruang lingkup MoU meliputi layanan penerimaan wakaf, cash management, dan layanan perbankan lainnya.
Melalui platform jadiberkah.id masyarakat umum bahkan yang belum menjadi nasabah Mandiri Syariah pun dapat melakukan wakaf dengan mudah, transparan (dapat dimonitor) dan mendapat sertifikat wakaf sesuai ketentuan.
Saat ini baru ada 4 program wakaf yang ditawarkan di platform jadiberkah.id yaitu Rumah Sakit Hasyim Asyari Dompet Dhuafa, RS AKA Medika Sribhawono, Pesantren Hafidz Lido Sukabumi, dan Khadijah Learning Center.
Sebelum resmi diluncurkan, masyarakat mulai antusias berwakaf melalui platform jadiberkah.id dengan jumlah sekitar 500-an orang. “Kami optimistis keinginan berwakaf akan terus meningkat dan platform ini menjadi channel pilihan masyarakat.” tambah Syafii.
Sebelum platform jadiberkah.id, Mandiri Syariah melayani wakaf digital melalui channel mobile banking. Namun, layanan tersebut terbatas melayani nasabah Mandiri Syariah.
“Nantinya kami berharap cukup dengan aplikasi Mobile banking, kebutuhan masyarakat bisa terpenuhi bukan hanya transaksi tapi juga kebutuhan ibadah pun dapat terpenuhi,” tutup Syafii. (*)
Poin Penting Asbisindo Institute dan VOCASIA meluncurkan platform e-learning terintegrasi untuk memperkuat kapabilitas SDM perbankan… Read More
Poin Penting Penyelundupan BBM bersubsidi masih marak dan meresahkan masyarakat, terutama yang berhak menerima subsidi… Read More
Poin Penting Grab meluncurkan 13 fitur berbasis AI di acara GrabX untuk meningkatkan kenyamanan pengguna,… Read More
Poin Penting SIPF menyiapkan consultation paper untuk mendorong Lembaga Perlindungan Pemodal masuk dalam revisi UU… Read More
Poin Penting Ruang penurunan suku bunga makin sempit, BI fokus pada stabilitas di tengah ketidakpastian… Read More
Poin Penting Lo Kheng Hong terus mengakumulasi saham DILD dan GJTL sepanjang awal 2026 saat… Read More