Mandiri Syariah Klaim Tak Gelar PHK

Jakarta — PT Bank Syariah Mandiri (Mandiri Syariah) menginformasikan bahwa tidak ada pemutusan hubungan kerja (PHK) karyawannya selama kurun waktu 2014 hingga September 2019.

Perseroan mengklaim jumlah pegawai hanya berkurang 942 orang selama periode 2014 hingga September 2019 atau dalam kurun waktu 5 tahun, bukan sebanyak 8.182 orang sehingga ada ketidaktepatan informasi. Mandiri Syariah menyatakan karyawan bank pada 2014 sebanyak 9.527 orang dan pada September 2019 menjadi 8.585 orang.

Corporate Secretary Syariah Mandiri Ahmad Reza menjelaskan, pengurangan jumlah pegawai selama kurun waktu lima tahun tersebut masih wajar dan terjadi secara alamiah dan bukan akibat faktor PHK. “Jika dibagi rata-rata dalam lima tahun, maka per tahunnya jumlah karyawan hanya berkurang 188 orang,” katanya di Jakarta, Rabu (30/10).

Dia menambahkan, pada umumnya penyebabnya karena faktor usia, pensiun, karyawan bersangkutan mengundurkan diri, baik karena pindah kerja, atau meneruskan sekolah pribadi maupun karena berakhir kontrak kerjanya

“Manajemen BSM menyatakan tidak ada PHK sama sekali mengingat ekspansi Bank Syariah Mandiri terus berlanjut, terlihat dari kinerja Syariah Mandiri yang mampu membukukan lonjakan laba hingga 100,38 persen menjadi Rp872 miliar pada September 2019 dibandingkan periode sama tahun lalu,” jelas Ahmad Reza. (*)

Paulus Yoga

Recent Posts

Bank Mega Gandeng IKPI Perkuat Pemahaman Coretax ke Nasabah

Poin Penting PT Bank Mega menggandeng IKPI dan FlazzTax menggelar Seminar Coretax untuk mengedukasi nasabah… Read More

11 hours ago

40 Juta UMKM Belum Berizin, BKPM Siap Permudah Proses NIB

Poin Penting 15,2 juta NIB diterbitkan, 14,9 juta untuk usaha mikro; masih ada 40 juta… Read More

12 hours ago

Purbaya Sesuaikan Strategi Penempatan Dana di Perbankan dengan Kebijakan BI

Poin Penting Pemerintah memperpanjang penempatan Rp200 triliun di bank-bank milik negara hingga September 2026 untuk… Read More

12 hours ago

Duh! Program MBG Berpotensi Buang Uang Negara Rp1,27 Triliun per Minggu

Poin Penting Studi CELIOS menunjukkan Program MBG bisa membuang 62–125 juta porsi/minggu, merugikan negara Rp622… Read More

14 hours ago

OJK Tegaskan Tak Ada “Injury Time” Spin Off UUS Asuransi

Poin Penting OJK menegaskan tidak ada perpanjangan waktu, semua UUS asuransi wajib spin off paling… Read More

14 hours ago

Bursa Calon ADK OJK, Purbaya: Sudah Ada Kandidat Kompeten, tapi Belum Banyak

Poin Penting Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa ungkap sudah ada sejumlah pendaftar calon ADK OJK, terutama… Read More

14 hours ago