Mandiri Syariah Siap Jual Sukuk Tabungan Seri ST003
Jakarta — PT Bank Syariah Mandiri (Mandiri Syariah) mengaku masih optimis dapat menumbuhkan angka pembiayan miliknya hingga akhir tahun ini ditengah ketidakpastian ekonomi global maupun domestik.
Direktur Keuangan dan Strategi BSM Ade Cahyo Nugroho menyebut, pihaknya membidik angka pertumbuhan pembiayaan 12% hingga akhir tahun 2018.
“Kita perkirakan akhir tahun pembiayaan masih optimis growth sekitar 11% hingga 12% tahun depan miriplah ,” kata Ade di Hotel Borobudur Jakarta, Kamis 29 November 2018.
Selain itu, pihaknya juga optimis dapat menumbuhkan angka Dana Pihak Ketiga (DPK) miliknya hingga double digit. Tak hanya itu, dirinya juga menyebut saat ini perbankan memang belum secara sepenuhnya menerapkan penyesuaian suku bunga acuan dari bank sentral, sebab perbankan dinilai masih melihat potensi pasar yang ada.
Baca juga: Hadapi Pengetatan Likuiditas, Mandiri Syariah Siapkan Strategi
“Jadi biasanya kalau bank tidak serta merta menyesuaikan suku bunga dan pasti perlahan, kalau pass on gak terlalulah, jadi kita ikuti perkembangan tren ya,” tambah Ade.
Sebagai informasi, Mandiri Syariah hingga triwulan III-2018 saja sudah mampu mencatatkan angka pembiayaan Rp65,24 triliun. Angka tersebut terlihat tumbuh sebesar 11,11% (yoy) bila dibandingkan dengan periode yang sama tahun lalu sebesar Rp58,72 triliun.(*)
Poin Penting PT Bank Raya Indonesia Tbk mencatat penyaluran kredit digital Rp28,75 triliun pada 2025… Read More
Poin Penting Tugure merenovasi atap Panti Asuhan Al Arif di Serang yang sebelumnya rusak dan… Read More
Poin Penting LPEM UI menyarankan BI mempertahankan suku bunga 4,75% pada RDG Maret 2026 di… Read More
Poin Penting BNI menambah fasilitas kredit Rp10 triliun kepada Pegadaian, sehingga total pembiayaan mencapai Rp25,1… Read More
Menyambut puncak arus mudik Lebaran, PT Bank Syariah Indonesia (Persero) Tbk menghadirkan delapan Posko Mudik… Read More
Bantuan sebesar Rp60 juta tersebut diberikan dalam rangka peringatan HUT ke-6 IFG sebagai wujud komitmen… Read More