Jakarta – PT Bank Syariah Mandiri (Mandiri Syariah) membidik 20 ribu mercant baru untuk dapat mengimplementasikan layanan pembayaran Quick Response Code Indonesia Standard (QRIS).
Direktur IT, Operation & Digital Banking Mandiri Syariah Achmad Syafii menjelaskan, saat ini Mandiri Syariah sudah memiliki lebih dari tiga ribu merchant, yang terdiri dari merchant komersial dan juga masjid.
“Insya Allah, dalam waktu dekat kami akan mendaftarkan sekitar 20 ribu debitur pembiayaan mikro segmen perdagangan untuk dijadikan merchant transaksi QRIS,” kata Achmad di Jakarta, Jumat 6 Maret 2020.
Di tempat yang sama, Group Head Digital Banking Sales and Partnership Mandiri Syariah Riko Wardhana menambahkan, Bank Indonesia (BI) sebagai regulator memang sedang menggencarkan penerapan QRIS. Menurutnya transaksi dengan QRCode sangat cocok untuk milenial dan lebih simple dalam hal pembayaran.
“Metode pembayaran ini sangat cocok bagi kaum milenial yang sudah sangat familiar dengan gadget dan teknologi. Sementara bagi merchant yang cepat mengikuti trend pembayaran secara non-tunai atau digital akan lebih berpotensi meningkatkan market dan traffic penjualannya,” ucap Riko.
Achmad Syafii menyatakan, bahwa Mandiri Syariah terus mensosialisasikan metode pembayaran kode respons cepat yang berstandar nasional atau dikenal sebagai QRIS. Pada hari ini (6/3) Mandiri Syariah pun mensosialisasikan transaksi tersebut di kawasan Pasar Mayestik.
Dirinya menjelaskan, pasar Mayestik identik dengan mendukung industri UMKM. Dirinya menyampaikan sosialisasi ini merupakan implementasi dan bukti dukungan Mandiri Syariah atas metode pembayaran non-tunai Bank Indonesia dimana mulai 1 Januari 2020 wajib menggunakan QRIS.
Menurutnya, Mandiri Syariah adalah bank syariah pertama yang menjadi Penyelenggara Jasa Sistem Pembayaran (PJSP) implementasi QRIS. “Alhamdullilah, kami bersyukur mendapat kesempatan berkontribusi dalam program Pemerintah khususnya integrasi ekonomi keuangan digital nasional dan pengembangan UKM di Indonesia melalui implementasi QRIS,” ujar Achmad.
QRIS merupakan solusi pembayaran digital yang mudah, cepat dan nyaman bagi masyarakat. Masyarakat cukup mengakses Mandiri Syariah Mobile dan memindai QR code di merchant-merchant yang telah bekerjasama dengan PJSP tanpa perlu melakukan top up.
Menariknya, merchant-merchant Mandiri Syariah yang sudah menggunakan QRIS dapat menerima pembayaran dari semua Penyelenggara Jasa Sistem Pembayaran (PJSP) yang telah mengimplementasikan QRIS, baik itu perbankan maupun aplikasi uang elektronik atau dompet elektronik.
Selain itu dengan adanya QRIS, transaksi pembayaran menjadi lebih cepat, sistematis, otomatis. Dan bagi merchant uang hasil penjualan langsung tersimpan di bank yang artinya lebih aman dan bisa dimonitor setiap saat.
Hingga saat ini, Mandiri Syariah sudah memiliki lebih dari tiga ribu merchant, yang terdiri dari merchant komersial dan juga masjid. Sementara hingga Februari 2020, terdapat 1200 masjid di seluruh Indonesia yang telah bekerja sama menggunakan QRIS Mandiri Syariah. (*) Dikcy F Maulana & Suheriadi
Poin Penting Asbisindo Institute dan VOCASIA meluncurkan platform e-learning terintegrasi untuk memperkuat kapabilitas SDM perbankan… Read More
Poin Penting Penyelundupan BBM bersubsidi masih marak dan meresahkan masyarakat, terutama yang berhak menerima subsidi… Read More
Poin Penting Grab meluncurkan 13 fitur berbasis AI di acara GrabX untuk meningkatkan kenyamanan pengguna,… Read More
Poin Penting SIPF menyiapkan consultation paper untuk mendorong Lembaga Perlindungan Pemodal masuk dalam revisi UU… Read More
Poin Penting Ruang penurunan suku bunga makin sempit, BI fokus pada stabilitas di tengah ketidakpastian… Read More
Poin Penting Lo Kheng Hong terus mengakumulasi saham DILD dan GJTL sepanjang awal 2026 saat… Read More