Mandiri Bidik Pertumbuhan Transaksi e-Commerce 30%
Jakarta-PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (Mandiri) mengaku telah menyiapkan skema kredit atau pinjaan digital dengan menggandeng beberapa situs perbelanjaan online (e-commerce).
Hal tersebut disampaikan oleh Direkrut Bisnis Kecil dan Jaringan Bank Mandiri Hery Gunardi saat ditemui setelah menghadiri acara seminar yang dilaksanakan oleh Perbanas. Hery menyebut, nantinya para calon peminjam dapat meminjam dengan plafon maksimal Rp500 juta.
“Kalau udah jadi dirapihkan dapat memutus kredit historikal jadi nanti lewat Tokopedia Bukalapak. E-commerce plafonnya gak besar Rp500 juta kita dulu tapi coba dulu,” kata Hery di Jakarta, Rabu 27 Febuari 2019.
Tak hanya itu, Bank Mandiri juga akan merilis layanan pembukaan rekening digital. Nantinya para nasabah tidak perlu lagi datang langsung ke bank untuk membuka rekening.
“Harapannya buka rekening bisa nyambung dan bisa dengan e-KTP saja. Jadi pengembangannya bisa buka rekening ke aplikasi mobile phone,” tambah Hery.
Melalui layanan terbaru ini, pihaknya menargetkan bisa mengerek bisnis penyaluran kredit miliknya.
Sebagai informasi, Mandiri telah menyalurkan kredit sebesar Rp820,1 triliun di sepanjang 2018. Angka tersebut mengalami pertumbuhan mencapai 12,4 persen bila dibandingkan dengan penyaluran kredit di tahun sebelumnya yang yang sebesar Rp729,5 triliun.(*)
Poin Penting PGE memastikan operasional pembangkit panas bumi tetap optimal selama periode mudik Idul Fitri… Read More
Poin Penting Tugu Insurance menghadirkan layanan darurat t rex (derek/gendong) untuk membantu pemudik di berbagai… Read More
Oleh Ryan Kiryanto, Ekonom Senior dan Associate Faculty Lembaga Pengembangan Perbankan Indonesia DALAM tayangan https://www.omfif.org/2026/03… Read More
Poin Penting Sebanyak 143,9 juta orang diperkirakan mudik Lebaran, dengan mobil pribadi mendominasi hingga 76,24… Read More
Poin Penting Transaksi ZISWAF BSI selama Ramadan 2026 mencapai Rp30 miliar, naik hampir dua kali… Read More
Poin Penting Ekspor Indonesia ke Timur Tengah hanya sekitar 4,2% dari total ekspor, sehingga dampak… Read More