Jakarta – PT Bank Mandiri (Persero) Tbk mempersiapkan pembiayaan khusus untuk mempercepat penerimaan pembayaran dan memperkuat likuiditas mitra PT TIMAH (Timah). Untuk tahap awal Bank Mandiri akan menyediakan dana sebesar Rp150 Miliar untuk program pembiayaan kepada mitra PT TIMAH.
Kesepakatan ini ditandatangani oleh Direktur Keuangan TIMAH Emil Ermindra dan SVP SME Banking Bank Mandiri Choirul Anwar yang disaksikan oleh Direktur Retail Banking Bank Mandiri Donsuwan Simatupang di Jakarta, Rabu, 4 September 2019.
Menurut Donsuwan, dengan skema Fasilitas Accepted Invoice Financing ini, nantinya akan membantu mitra TIMAH dalam mendapatkan percepatan pembayaran setelah TIMAH melakukan verifikasi dan akseptasi terhadap tagihan invoice para mitra yang ditujukan kepada TIMAH.
Selain itu, dirinya juga menyebut, bahwa pembiayaan ini merupakan salah satu bentuk sinergi antar BUMN antara Bank Mandiri dan TIMAH.
“Bentuk kerjasama ini, terkait Accepted Invoice Financing, menjadi salah satu langkah sinergi BUMN antara Bank Mandiri dengan TIMAH dan juga dapat meningkatkan hubungan baik antar kedua perusahaan. Kegiatan ini dilakukan guna meningkatkan kesejahteraan secara keseluruhan,” kata Donsuwan.
Di sisi lain, tambahnya, skema pembiayaan ini dapat mendukung TIMAH dalam menjalankan roda bisnisnya pada bidang pertambangan dan eksplorasi timah dan juga dapat menjadi benefit bagi para mitra TIMAH terkait kepastian pembayaran dan kenyamanan dalam melakukan transaksi bisnis antara TIMAH dengan mitranya.
Bank Mandiri selalu terus berupaya untuk meningkatkan dukungan pada sektor bisnis yang ada di Indonesia khususnya dalam hal ini pada sektor pertambangan dan eksplorasi. Hingga Juli 2019, total dukungan Bank Mandiri melalui bisnis SME (Small Medium Enterprise) pada sektor pertambangan dan eksplorasi mencapai Rp321 Miliar tumbuh 11% dari periode yang sama tahun lalu. (*)
Editor: Rezkiana Np
Poin Penting Bank OCBC NISP rencanakan buyback saham Rp1 miliar untuk remunerasi variabel manajemen dan… Read More
Poin Penting BGN siap menindaklanjuti laporan masyarakat terkait polemik menu MBG Ramadan. Anggaran bahan baku MBG ditetapkan Rp8.000–Rp10.000 per… Read More
Poin Penting Penerimaan kepabeanan dan cukai Januari 2026 tercatat Rp22,6 triliun (6,7 persen pagu APBN),… Read More
Poin Penting Presiden KSPN Ristadi meminta Presiden Prabowo membatalkan rencana impor 105 ribu kendaraan untuk… Read More
Poin Penting Pemerintah gelontorkan insentif Ramadan–Lebaran Rp12,8 triliun untuk jaga daya beli dan dorong konsumsi.… Read More
Poin Penting Allo Bank membukukan laba bersih Rp574 miliar pada 2025, naik 23 persen yoy,… Read More