Jakarta – PT Mandiri Sekuritas targetkan asset under management (AUM) atau dana kelolaan reksa dana dapat tumbuh 40% hingga akhir tahun 2023 atau menjadi lebih dari Rp1 triliun.
“Kalau posisi sekarang mungkin sekitar Rp600an (miliar) tapi kita mau sampe ke Rp1 koma (triliun) untuk asset under managementnya atau yang biasa disebut AUM Reksa dana,” ucap Direktur Retail, Theodora Manik kepada media di Jakarta, 8 Maret 2023.
Kemudian, ia menambahkan, untuk pertumbuhan ritel secara keseluruhan Mandiri Sekuritas menargetkan pertumbuhan hingga 30%, dengan equity indeks dapat mencapai 7500.
“Retail kalau dari pertumbuhannya dari tahun lalu kita minta untuk target tahun ini adalah sekitar 30%, karena kita masih melihat positif di pasar modal apalagi kalau tim riset kami dari equity 7500 ya untuk level indeks,” imbuhnya.
Lebih lanjut, ia merinci target keseluruhan sebesar 30% tersebut terdiri dari 70% digerakkan oleh equity, 20% dari obligasi, dan sisanya sebanyak 10% dari reksa dana.
Terkait dengan investor, Mandiri Sekuritas masih akan membidik investor dari generasi milenial, dimana saat ini secara keseluruhan mendominasi sekitar 65%. “Target (investor) 200 ribu secara keseluruhan target kita tahun ini,” ujar Theodora.
Adapun, strategi yang dilakukan Mandiri Sekuritas adalah melalui branding Mandiri Group dan kemudian terkait dengan literasi kepada para mahasiswa di perguruan tinggi. (*)
Editor: Rezkiana Nisaputra
Poin Penting: Trump mengeklaim AS mampu menghancurkan Iran dalam satu malam dan menyebut kemungkinan beraksi… Read More
Poin Penting Wacana pemotongan gaji menteri dan DPR masih dalam pembahasan. Menteri Keuangan Purbaya memperkirakan… Read More
Poin Penting Trisula Textile Industries mencatat laba bersih Rp12,57 miliar pada 2025, naik 9 persen… Read More
Poin Penting Bank Aladin Syariah berbalik dari rugi Rp73,73 miliar (2024) menjadi laba Rp150,71 miliar… Read More
Poin Penting: Anggota DPR mendesak pemerintah segera intervensi pasar menyusul harga plastik naik yang membebani… Read More
Poin Penting: BGN telah merealisasikan pengadaan 21.801 motor untuk kepala SPPG, namun belum didistribusikan. Seluruh… Read More