Categories: Market Update

Mandiri Sekuritas Siap Tangani Dua IPO Senilai Rp2 Triliun

Dua calon emiten yang akan melantai di Bursa tersebut nantinya menggunakan laporan keuangan di semester I-2015. Dwitya Putra

Jakarta – PT Mandiri Sekuritas telah meraih mandat untuk menangani penawaran umum perdana saham atau initial public offering (IPO) dua calon emiten. Nilai emisi dari kedua emiten itu diprediksi mencapai Rp1-2 triliun.

“Itu asumsi dasar kalau tidak ada perubahan, rata-rata emisi nilainya Rp1 triliun,” kata ‎Presiden Direktur Mandiri Sekuritas, Abiprayadi Riyanto di kantor Mandiri Sekuritas, Plaza Mandiri, Jakarta, Senin, 28 September 2015.

Untuk memuluskan IPO tersebut kata Abiprayadi, kedua calon emiten itu nantinya akan menggunakan laporan keuangan di semester I-2015. Sayangnya saat ditanya nama kedua emiten‎ itu, ia enggan menjelaskan namanya secara detail. Hal ini mengingat keduanya saat ini masih dalam proses.

Kendati demikian lanjut Abiprayadi, hingga sepanjang tahun ini, Mandiri Sekuritas sudah menjadi penjamin emisi untuk enam perusahaan,‎ diantaranya dua yang sedang memperoleh perizinan.

Adapun penjamin emisi untuk right issue sudah dilakukan kepada empat emiten, seperti PT Adhi Karya (Persero) Tbk (ADHI), PT Waskita Karya (Persero) Tbk (WSKT), dan PT Aneka Tambang (Persero) Tbk (ANTM), sedangkan satu sisanya tidak bisa disebutkan oleh perseroan. (*)

Apriyani

Recent Posts

Teknologi Terpadu Tekan Risiko Gangguan Operasional IT

Poin Penting Kerusakan atau hang perangkat operasional seperti aplikasi kasir bisa menyebabkan gangguan bisnis serius… Read More

2 hours ago

Risiko Banjir Meningkat, MPMInsurance Perkuat Proteksi Aset

Poin Penting Risiko banjir dan bencana meningkat, mendorong pentingnya proteksi aset sejak dini melalui asuransi… Read More

3 hours ago

OJK Targetkan Aset Asuransi Tumbuh hingga 7 Persen di 2026

Poin Penting OJK menargetkan aset asuransi tumbuh 5-7 persen pada 2026, seiring optimisme kinerja sektor… Read More

3 hours ago

OJK Targetkan Kredit Perbankan Tumbuh hingga 12 Persen di 2026

Poin Penting OJK memproyeksikan kredit perbankan 2026 tumbuh 10–12 persen, lebih tinggi dibanding target 2025… Read More

4 hours ago

Kekerasan Debt Collector dan Jual Beli STNK Only Jadi Alarm Keras Industri Pembiayaan

Poin Penting Kekerasan debt collector dan maraknya jual beli kendaraan STNK only menggerus kepercayaan publik,… Read More

5 hours ago

OJK Wanti-wanti “Ormas Galbay” dan Jual Beli STNK Only Tekan Industri Pembiayaan

Poin Penting OJK menegaskan peran penagihan penting menjaga stabilitas industri pembiayaan, namun wajib diatur rinci,… Read More

5 hours ago