Mandiri Sekuritas Klaim Miliki 57 Ribu Nasabah Ritel

Jakarta – PT Mandiri Sekuritas mengklaim memiliki 57 ribu nasabah ritel atau individu hingga saat ini. Jumlah tersebut mengalami peningkatan bila dibanding pencapaian beberapa bulan lalu sebanyak 55 ribu investor

Melihat tingginya pertumbuhan jumlah nasabah ritel tersebut, Direktur Utama Mandiri Sekuritas Silvano Rumantir mengatakan, pihaknya menargetkan bisa memaintenance 10% market share nasabah ritel yang ditargetkan pihak bursa.

“Target ke depan kita maintenance market share 10%. Target bursa misalnya dia mau ngomong kan mereka 600 ribu di pasar modal, kalau misal mereka targetnya ke 1 juta investor, kita maintenance 10%, artinya kita hit 100,” ujar Silvano belum lama ini di Jakarta.

Menurut dia, perlu proses untuk meningkatkan posisi investor dan market share di dunia sekuritas. Oleh karena itu, Mandiri Sekuritas terus mendorong teknologi yang modern, agar bisa memudahkan calon nasabah untuk menjalankan investasi di pasar modal.

“Sejak beberapa bulan yang lalu, kita sudah sempat launch online account operning, jadi ga perlu mareting kita asal ada internet connection sudah bisa. Kita juga sudah ada Mandiri Sekuritas Online Trading (MOST),” tutur Silvano.

Keberlangsungan perusahaan sekuritas di tahun ini, menurut dia, seharusnya sangat bagus, karena perjalanan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berjalan baik. Meski, ada koreksi yang dalam di bulan November tahun ini, tapi secara keseluruhan di tahun ini kinerja indeks masih cukup positif. (*) Dwitya Putra

Apriyani

Recent Posts

Jelang Akhir Pekan, IHSG Dibuka Melemah 0,30 Persen ke Posisi 8.210

Poin Penting Pada pembukaan 27 Februari 2026, IHSG turun 0,30% ke level 8.210,43 dengan 663,67… Read More

20 mins ago

Begini Strategi Bank Saqu Akuisisi Nasabah Baru pada 2026

Poin Penting Bank Saqu fokus meningkatkan engagement, event komunitas, promo digital, dan fitur aplikasi untuk… Read More

1 hour ago

IHSG Berpotensi Lanjut Melemah ke 8.150, Ini Sentimen Pemicunya

Poin Penting IHSG berpotensi lanjut melemah ke level 8.150 pada perdagangan 27 Februari 2026 setelah… Read More

2 hours ago

Gak Perlu Pusing, Begini Cara Nanovest Bikin Pemula Langsung Bisa Investasi

Poin Penting Nanovest mengandalkan aplikasi sederhana dan user friendly tanpa grafik rumit untuk menarik investor… Read More

3 hours ago

Menyoal Ide “Sesat” Penutupan Indomaret dan Alfamart

Oleh: Eko B. Supriyanto, Pemimpin Redaksi Infobank Media Group ENTAH ide dari mana datangnya, tidak… Read More

6 hours ago

Aplikasi PINTU Listing 10 Tokenisasi Aset Global, Apa Saja?

Poin Penting PINTU tambah 10 token baru, termasuk saham global, ETF, dan obligasi, sehingga investor… Read More

10 hours ago