Ilustrasi: SBN Ritel ORI023. Foto: Istimewa.
Poin Penting
Jakarta – PT Mandiri Sekuritas kembali dipercaya oleh Kementerian Keuangan RI sebagai salah satu mitra distribusi Surat Berharga Negara (SBN) ritel jenis Obligasi Negara Ritel (ORI) seri 028 (ORI028).
SBN ORI028 ditawarkan dalam dua tenor atau jangka waktu investasi, yaitu ORI028-T3 dengan tenor 3 tahun dan ORI028-T6 dengan tenor 6 tahun.
Obligasi tersebut memberikan kupon tetap yang cukup menarik, yaitu sebesar 5,35 persen per tahun untuk ORI028-T3 dan 5,65 persen per tahun untuk ORI028-T6.
Tidak hanya itu, ORI028 juga terjangkau dengan nilai pembelian minimal Rp1 juta. Untuk ORI028-T3, maksimal pembelian mencapai Rp5 miliar, sementara ORI028-T6 dapat dibeli hingga Rp10 miliar.
Baca juga: Mandiri Sekuritas Ramal Imbal Hasil Obligasi Capai 6 Persen di Akhir 2025
Direktur Retail Mandiri Sekuritas, Theodora Manik, menyatakan bahwa ORI028 merupakan pilihan diversifikasi investasi yang tepat untuk menjaga kestabilan fundamental dan kinerja portofolio dalam kondisi ekonomi dan politik yang dinamis, baik di dalam maupun luar negeri. Hal ini karena kupon dan pokok ORI028 dijamin oleh negara.
“ORI028 sesuai untuk para investor dari berbagai jenis profil risiko karena cukup stabil dan menawarkan imbal hasil yang kompetitif. Dalam kondisi ekonomi nasional dan global yang masih menantang, ORI028 adalah pilihan yang tepat untuk memperkuat fundamental investasi jangka panjang,” kata Theodora dalam keterangan resmi di Jakarta, Senin, 29 September 2025.
Baca juga: Nilai Transaksi Mandiri Sekuritas Tembus Rp414 Triliun, Kuasai 10 Persen Pangsa Pasar Modal
Adapun, dengan membeli produk ORI028, masyarakat tidak hanya berinvestasi tetapi juga berkontribusi aktif dalam pembangunan negara, karena sebagian dana akan digunakan untuk pembiayaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN).
Selain itu, ORI028 menawarkan imbal hasil yang lebih tinggi dibandingkan deposito serta pajak yang lebih rendah.
Sebagai informasi, ORI028 dapat mulai dibeli melalui platform Growin’ sejak Senin, 29 September hingga 23 Oktober 2025. Pembayaran kupon pertama akan dilakukan pada 15 Desember 2025, dan selanjutnya setiap tanggal 15 setiap bulannya. (*)
Editor: Yulian Saputra
Oleh Eko B. Supriyanto, Pimpinan Redaksi Infobank Media Group EKONOMI politik perbankan Indonesia sedang sakit.… Read More
Poin Penting Kereta Whoosh sempat berhenti akibat seng di jalur, namun sensor mendeteksi dini dan… Read More
Poin Penting Jepang menandatangani MoU investasi senilai Rp384 triliun dengan Indonesia. Kerja sama mencakup sektor… Read More
Poin Penting Tiga prajurit TNI gugur dan tiga lainnya terluka dalam misi UNIFIL di Lebanon.… Read More
Poin Penting IHSG ditutup turun 2,19% pada 2 April 2026, diikuti pelemahan seluruh indeks utama.… Read More
Poin Penting IHSG melemah 0,99% sepekan, dengan lima saham utama menjadi penekan terbesar indeks. BREN… Read More