Tak Ikut Danai Akuisisi Saham Freeport, Kemana Peran Bank BUMN?
Jakarta – Bank Mandiri terus memperkuat sinergi dengan PT Pembangunan Perumahan (Persero) Tbk (PP) dalam pengembangan bisnis.
Salah satunya menyiapkan layanan dan produk perbankan khusus, yakni program payroll package, bagi PP Group dan pegawainya.
Dalam kerjasama ini, Bank Mandiri sebagai mitra strategis PP Group akan memberikan fasilitas benefit dan kemudahan pengelolaan gaji yang di-bundling bersama fasilitas kredit konsumsi dengan rate khusus kepada jajaran karyawan/karyawati PP Group.
“Bank Mandiri berkomitmen untuk mendukungkesejahteraan karyawan/karyawati PT. PP dan anak perusahaan dengan menyediakan KPR, KPA dan Kredit Kepemilikan Kendaraan Bermotor kepada seluruh pegawai PP Group, termasuk PT Pembangunan Perumahan,” kata Wakil Direktur Utama Bank Mandiri, Sulaiman A Arianto di Jakarta, Jumat, 14 Juli 2017.
Sulaiman melanjutkan, pihaknya juga akan menyiapkan produk perbankan yang dapat disesuaikan dengan kebutuhan PT PP.
“Ke depan, kami juga siap untuk meningkatkan dukungan kami melalui penambahan produk perbankan yang disesuaikan dengan kebutuhan PT Pembangunan Perumahan,” ungkap Sulaiman.
Sekedar informasi, selain disaksikan Sulaiman, penandatanganan Perjanjian Kerja Sama itu sendiri dilakukan oleh Direktur Digital Banking & Technology Bank Mandiri, Rico Usthavia Frans dan Direktur Keuangan dan Human Capital Management PT. PP Agus Purbianto. (*)
Poin Penting Bank Mandiri memastikan Livin’ by Mandiri tetap stabil dan beroperasi 24 jam untuk… Read More
Poin Penting Pemerintah menetapkan Idul Fitri 1 Syawal 1447 H jatuh pada Sabtu, 21 Maret… Read More
Poin Penting Bank Mandiri memberangkatkan lebih dari 10.000 pemudik gratis menggunakan 215 bus ke berbagai… Read More
Poin Penting Laba bersih ASSA naik 81% menjadi Rp596,6 miliar pada 2025. Pendapatan konsolidasi mencapai… Read More
Poin Penting APLN mencatat penjualan dan pendapatan usaha Rp3,57 triliun pada 2025. Penjualan rumah tinggal… Read More
Poin Penting Kemacetan mudik di tol utamanya disebabkan bottleneck di gerbang transaksi, bukan semata lonjakan… Read More