Tak Ikut Danai Akuisisi Saham Freeport, Kemana Peran Bank BUMN?
Jakarta – Bank Mandiri terus memperkuat sinergi dengan PT Pembangunan Perumahan (Persero) Tbk (PP) dalam pengembangan bisnis.
Salah satunya menyiapkan layanan dan produk perbankan khusus, yakni program payroll package, bagi PP Group dan pegawainya.
Dalam kerjasama ini, Bank Mandiri sebagai mitra strategis PP Group akan memberikan fasilitas benefit dan kemudahan pengelolaan gaji yang di-bundling bersama fasilitas kredit konsumsi dengan rate khusus kepada jajaran karyawan/karyawati PP Group.
“Bank Mandiri berkomitmen untuk mendukungkesejahteraan karyawan/karyawati PT. PP dan anak perusahaan dengan menyediakan KPR, KPA dan Kredit Kepemilikan Kendaraan Bermotor kepada seluruh pegawai PP Group, termasuk PT Pembangunan Perumahan,” kata Wakil Direktur Utama Bank Mandiri, Sulaiman A Arianto di Jakarta, Jumat, 14 Juli 2017.
Sulaiman melanjutkan, pihaknya juga akan menyiapkan produk perbankan yang dapat disesuaikan dengan kebutuhan PT PP.
“Ke depan, kami juga siap untuk meningkatkan dukungan kami melalui penambahan produk perbankan yang disesuaikan dengan kebutuhan PT Pembangunan Perumahan,” ungkap Sulaiman.
Sekedar informasi, selain disaksikan Sulaiman, penandatanganan Perjanjian Kerja Sama itu sendiri dilakukan oleh Direktur Digital Banking & Technology Bank Mandiri, Rico Usthavia Frans dan Direktur Keuangan dan Human Capital Management PT. PP Agus Purbianto. (*)
Poin Penting OJK menunjuk Bank Kalsel sebagai Bank Devisa sejak 31 Desember 2025 dengan masa… Read More
Poin Penting Presiden Prabowo mendorong riset kampus berorientasi hilirisasi dan industri nasional untuk meningkatkan pendapatan… Read More
PT Asuransi Jiwa BCA (BCA Life) berkolaborasi dengan PT Bank Central Asia Tbk (BCA) menghadirkan… Read More
Poin Penting Pengawasan OJK disorot DPR karena platform Dana Syariah Indonesia (DSI) masih dapat diakses… Read More
UOB Plaza yang berlokasi di distrik bisnis Jakarta, telah menerima sertifikat dan plakat GREENSHIP Existing… Read More
Poin Penting Pembiayaan UMKM BSI tembus Rp51,78 triliun hingga November 2025, dengan Rasio Pembiayaan Inklusif… Read More