Selain itu, Bank Mandiri juga telah adakan program penukaran uang tak layak pakai untuk ditukarkan dengan uang baru tahun emisi 2016. “Kita juga punya program di mana masyarakat yang punya uang tidak layak edar bisa ditukar. Ditukar dengan uang yang baru. Karena bisa kita lihat sebagian orang, khususnya pedagang biasanya tidak menyimpan uang di bank,” jelas Ogi.
Selain itu, Mandiri juga telah menyiapkan outlet di gerbang tol guna melayani nasabah yang ingin mengisi ulang uang elektroniknya maupun yang ingin memiliki uang elektronik baru.
Baca juga: OJK Desak Bank Mandiri Perbaiki Sistem Mandiri Online
“Selain daripada itu kami juga punya program untuk penyediaan uang elektronik bagi pemudik dengan penjualan kartu e-toll untuk perdana di jalur mudik. Dilakukan di beberapa gate untuk penyediaan uang elektronik untuk e-toll,” ungkap Ogi.
Tak tanggung-tanggung, Bank Mandiri juga telah menyediakan diskon untuk setiap penerbitan uang elektronik baru hanya dengan biaya Rp10.000 yang biasanya dikenakan biaya Rp 25.000. (*)
Editor: Paulus Yoga
Page: 1 2
Poin Penting Sepanjang 2025, ACA membukukan premi sekitar Rp6 triliun, melonjak tajam dibandingkan lima-enam tahun… Read More
Poin Penting BI menilai penurunan outlook Moody’s tidak mencerminkan pelemahan ekonomi domestik. Stabilitas sistem keuangan… Read More
Poin Penting PT Bukit Uluwatu Villa Tbk (BUVA) menegaskan tidak memiliki keterlibatan, baik langsung maupun… Read More
Poin Penting Celios pertanyakan pertumbuhan PDB 5,11 persen dipertanyakan, pasalnya konsumsi rumah tangga & PMTB… Read More
Poin Penting BCA menambah jaringan dari 1.242 cabang (2021) menjadi 1.270 cabang (Desember 2025) BCA… Read More
Poin Penting Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa melantik 40 pejabat eselon II di DJP dan… Read More