Selain itu, Bank Mandiri juga telah adakan program penukaran uang tak layak pakai untuk ditukarkan dengan uang baru tahun emisi 2016. “Kita juga punya program di mana masyarakat yang punya uang tidak layak edar bisa ditukar. Ditukar dengan uang yang baru. Karena bisa kita lihat sebagian orang, khususnya pedagang biasanya tidak menyimpan uang di bank,” jelas Ogi.
Selain itu, Mandiri juga telah menyiapkan outlet di gerbang tol guna melayani nasabah yang ingin mengisi ulang uang elektroniknya maupun yang ingin memiliki uang elektronik baru.
Baca juga: OJK Desak Bank Mandiri Perbaiki Sistem Mandiri Online
“Selain daripada itu kami juga punya program untuk penyediaan uang elektronik bagi pemudik dengan penjualan kartu e-toll untuk perdana di jalur mudik. Dilakukan di beberapa gate untuk penyediaan uang elektronik untuk e-toll,” ungkap Ogi.
Tak tanggung-tanggung, Bank Mandiri juga telah menyediakan diskon untuk setiap penerbitan uang elektronik baru hanya dengan biaya Rp10.000 yang biasanya dikenakan biaya Rp 25.000. (*)
Editor: Paulus Yoga
Page: 1 2
Oleh Eko B. Supriyanto, Pimpinan Redaksi Infobank Media Group INDUSTRI jasa keuangan Indonesia dewasa ini… Read More
Poin Penting PT BSA Logistics Indonesia Tbk resmi IPO di Bursa Efek Indonesia, saham melonjak… Read More
Poin Penting IHSG dibuka menguat 0,61 persen ke level 7.351,99 pada awal perdagangan, melanjutkan tren… Read More
Poin Penting Rupiah menguat tipis ke Rp17.083 per dolar AS di awal perdagangan, didorong pelemahan… Read More
Poin Penting Harga emas di Pegadaian pada 10 April 2026 kompak turun untuk tiga produk:… Read More
Poin Penting IHSG diprediksi melanjutkan penguatan pada awal pekan, dengan level support 7.084–7.191 dan resistance… Read More