Perluas Layanan Top up e-Money, Mandiri Gandeng Pos Indonesia
Jakarta – PT Bank Mandiri Tbk (Mandiri) bekerjasama dengan LG Innotek Indonesia dengan menyediakan layanan transaksi pembayaran melalui skema host to host payment untuk membantu mempermudah proses transaksi keuangan dan meningkatkan efisiensi pengelolaan likuiditas.
“Kami berharap kerjasama ini dapat menjadi solusi keuangan terbaik bagi LG Innotek Indonesia yang merupakan kepanjangan tangan LG Electronics di Indonesia untuk memenuhi permintaan berbagai komponen elektronik bagi group dan beberapa produsen produk elektronik terkemuka lain,” kata EVP Commercial Banking Bank Mandiri, Riduan di Jakarta, Rabu, 11 Oktober 2017.
Ditempat yang sama, Pejabat Eksekutif Treasury Bank Mandiri Darmawan Junaidi mengatakan, melalui layanan perbankan ini, sistem TI keuangan LG Innotek Indonesia akan terintegrasi dengan sistem Bank Mandiri sehingga dapat memfasilitasi transaksi yang bersifat realtime dan mengoptimalkan pemanfaatan sumber daya keuangan untuk pengembangan usaha.
Dilanjutkannya, fasilitas host to host payment ini mencakup antara lain, pemberian informasi rekening, dimana LG Innotek Indonesia akan memperoleh informasi rekening yang terdaftar dalam fasilitas host to host, termasuk informasi rekening koran dan informasi rekening transaksi harian secara real time. Sementara itu, dalam transaksi maka perintah pembayaran ke rekening menggunakan fasilitas antara lain inhouse transfer, transaksi payroll, kliring (SKN), RTGS dan telegraphic transfer (remittance valas).
Melalui sinergi ini, Bank Mandiri juga menyediakan layanan Mandiri Cash Management untuk memudahkan transaksi pembayaran ke vendor/supplier, utiIity payment (Pajak, PLN, BPJS) dan Payroll.
”Sinergi ini menunjukan komitmen yang kuat, baik dari Bank Mandiri maupun LG Innotek Indonesia, untuk terus memberikan nilai bagi kemajuan industri elektronik di Indonesia,” jelas Darmawan. (*)
PT Bank KB Bukopin Syariah (KB Bank Syariah) menggelar berbagai rangkaian acara untuk mengenalkan kantor… Read More
Poin Penting BSN tetap menjadikan pembiayaan perumahan sebagai core bisnis di tengah ketidakpastian global Pada… Read More
Poin Penting IHSG ditutup turun 0,46 persen ke level 8.951,01, namun mayoritas indeks domestik masih… Read More
Poin Penting Investasi emas BPKH masih terbatas karena belum adanya pasar emas korporasi di Indonesia,… Read More
Poin Penting IHSG melemah pekan ini sebesar 1,37 persen ke level 8.951,01, seiring turunnya kapitalisasi pasar… Read More
Poin Penting IHSG melemah 1,37 persen persen pada pekan 19–23 Januari 2026 ke level 8.951,01, seiring kapitalisasi… Read More