Jakarta–PT Bank Mandiri (Persero) Tbk atau Bank Mandiri memberi kemudahan bagi nasabahnya yang akan memasang iklan di media sosial Facebook.
Bank Mandiri menyediakan layanan pembayaran debit online untuk memudahkan transaksi pembayaran iklan di Facebook. Direktur Retail Banking Bank Mandiri Tardi mengatakan, layanan tersebut akan memudahkan pelaku usaha, khususnyaa usaha kecil dan menengah dalam mengembangkan bisnis.
Peluncuran layanan bernama Mandiri Debit Online tersebut menurutnya akan berguna bagi 57,9 juta pengusaha mikro, kecil dan menengah di Indonesia karena dapat melakukan pembayaran dengan mudah lewat Mandiri Debit Online untuk melakukan promosi di Facebook dan Instagram.
“Kami harap dengaan Mandiri Debit Online, jumlah nasabah baru pengguna kartu debit dapat meningkat,”kata Tardi di Jakarta, Rabu, 3 Agustus 2016.
Saat ini, jumlah pengguna kartu debit Bank Mandiri mencapai 13 juta pengguna dengan transaksi lebih dari 7 juta transaksi per bulan senilai Rp5 triliun setiap bulan. Sementara itu SMB Lead Indonesia Facebook Waizly Darwin mengatakan pelaku usaha yang membangun bisnis melalui Facebook dan Instagram saat ini menunjukkan tren yang meningkat.
“Kami ingin memudahkan para pelaku usaha menggunakan solusi iklan mobile. Salah satunya dengan mengembangkan pembayaran non-prepaid otomatis menggunakan kartu debit Mandiri,” kata dia.
Senior Vice President Group Head of Consumer Deposit Bank Mandiri Setiyo Wibowo menambahkan, potensi transaksi iklan di Facebook cukup besar. Bank Mandiri saat ini memiliki sekitar 2 juta nasabah UKM, dan tren pelaku UKM mulai beranjak ke transaksi online.
“Kita kemarin sudah coba sebulan, sudah lumayan banyak yang orang coba pakai. Gambarannya 10-100 sehari transaksi tanpa diiklankan, tanpa di-launching. Sekarang kalau sudah di-launching kita harapkan per hari bisa 1.000 transaksi,” kata Setiyo. (*)
Editor: Paulus Yoga
Poin Penting Istana membantah kabar Presiden Prabowo menggunakan dua pesawat kenegaraan untuk perjalanan luar negeri.… Read More
Poin Penting BTN menargetkan pembiayaan 20.000 rumah rendah emisi pada 2026, setelah menyalurkan 11.000 unit… Read More
Poin Penting Pakar menilai masuknya Danantara Indonesia ke pasar modal sah secara hukum dan tidak… Read More
Poin Penting NPL konstruksi BTN berasal dari kredit legacy sebelum 2020 yang proses pemulihannya membutuhkan… Read More
Poin Penting Komisi VIII DPR RI menekankan sinergi lintas kementerian dan lembaga untuk memperkuat penanggulangan… Read More
Poin Penting Menkeu Purbaya berencana membeli anak usaha BRI untuk dijadikan penyalur langsung KUR UMKM,… Read More