Info Anda

Mandiri Micro Fest 2025 Dorong Pelaku Mikro Naik Kelas

Poin Penting

  • Bank Mandiri menggelar Mandiri Micro Fest (MMF) 2025 di Medan, Surabaya, dan Jakarta, melibatkan 150 UMKM
  • Selama festival yang dihadiri lebih dari 6.000 pengunjung, transaksi menggunakan QRIS Bank Mandiri meningkat 45 persen atau hampir 3.000 transaksi tambahan
  • MMF 2025 menjadi program terintegrasi hasil sinergi dengan Rumah BUMN dan Dinas Koperasi & UMKM.

Jakarta – Bank Mandiri terus mengakselerasi pertumbuhan ekonomi kerakyatan melalui penguatan kapasitas usaha pelaku mikro. Salah satu upayanya melalui penyelenggaraan Mandiri Micro Fest (MMF) 2025 yang telah berlangsung sejak bulan Agustus lalu sebagai bagian dari upaya berkelanjutan mendorong UMKM naik kelas.

MMF terdiri dari rangkaian program pengembangan yang diikuti peserta UMKM, mulai dari Festival, pelatihan dan mentoring, Hyperlocal atau promosi usaha melalui influencer lokal, hingga tahap Champion, dimana pelaku usaha mempresentasikan strategi ekspansi bisnisnya.

Seluruh UMKM juara (champion) dari Medan, Surabaya, dan Jakarta akan mendapatkan apresiasi dan diundang dalam ajang Penganugerahan JuraganXtra 2025.

Direktur Consumer Banking Bank Mandiri, Saptari menyampaikan bahwa MMF 2025 merupakan program terintegrasi yang dirancang untuk mendorong UMKM meningkatkan kapasitas usahanya, mulai dari penguatan literasi bisnis hingga percepatan digitalisasi transaksi.

“Program ini telah sukses digelar di tiga kota besar, yakni Medan, Surabaya, dan Jakarta, dengan melibatkan 150 UMKM yang mengikuti seluruh rangkaian program (festival – pelatihan & mentoring – hyperlocal – champion) secara aktif,” jelas Saptari dikutip 16 Januari 2026.

Baca juga: Dividen Interim Bank Mandiri (BMRI) Rp9,3 T Dibagikan, Berikut Rinciannya

Pada tahapan Festival, para peserta UMKM mendapatkan kesempatan menampilkan produk unggulan mereka secara langsung kepada masyarakat umum, menciptakan ruang interaksi antara penjual dan pembeli.

Dengan kehadiran lebih dari 6.000 pengunjung di tiga kota, festival ini menjadi momentum besar bagi UMKM untuk memperluas pasar, memperkenalkan brand mereka, sekaligus membangun hubungan baru dengan konsumen.

Tidak hanya itu, seluruh transaksi didorong menggunakan QRIS Bank Mandiri, menghadirkan pengalaman belanja yang praktis, digital, dan aman. Festival ini bukan sekadar ajang promosi, melainkan katalis yang mempercepat pertumbuhan UMKM dan memperkuat ekosistem ekonomi lokal dengan cara yang nyata dan berkesan

“Pada rangkaian MMF 2025 ini, peserta UMKM tercatat mengalami kenaikan frekuensi transaksi QRIS Livin’ Merchant hingga 45 persen, atau hampir 3.000 transaksi tambahan. Hal ini mencerminkan peningkatan aktivitas penjualan sekaligus membuktikan bahwa pelaku UMKM peserta MMF 2025 berhasil meningkatkan kapasitas usahanya secara nyata,” ujar Saptari.

Setelah rangkaian Festival, peserta UMKM melanjutkan perjalanan pengembangan usaha melalui Pelatihan dan Mentoring yang digelar di Rumah BUMN. Program ini menghadirkan mentor berpengalaman dengan fokus pembahasan pengelolaan keuangan dan strategi promosi usaha.

Lebih lanjut, Saptari menjelaskan bahwa MMF 2025 merupakan hasil kolaborasi strategis Bank Mandiri bersama Rumah BUMN dan Dinas Koperasi & UMKM di masing-masing daerah. Sinergi ini sekaligus menjadi bagian dari strategi jangka panjang Bank Mandiri dalam mendukung agenda pembangunan nasional dengan membangun fondasi ekonomi mikro yang tangguh dan inklusif.

Baca juga: Konsumsi Diproyeksi Pulih 2026, Bank Mandiri Ungkap Faktor Pendorongnya

“Mandiri Micro Fest bukan sekadar festival, tetapi merupakan platform akselerasi bagi pelaku usaha mikro agar mampu naik kelas secara berkelanjutan. Melalui penguatan kapasitas usaha dan digitalisasi transaksi, kami ingin memastikan UMKM semakin berdaya saing dan berkontribusi nyata terhadap pertumbuhan ekonomi nasional,” papar Saptari.

Ia menambahkan bahwa program ini sejalan dengan Asta Cita Presiden Prabowo Subianto, khususnya dalam memperkuat ekonomi rakyat, memperluas inklusi keuangan, serta membangun kemandirian ekonomi nasional yang dimulai dari sektor paling dasar.

“Melalui Mandiri Micro Fest 2025, Bank Mandiri optimis dapat terus memperkuat ekosistem UMKM nasional sekaligus berkontribusi aktif dalam menciptakan pertumbuhan ekonomi yang lebih merata dan berkeadilan di seluruh tanah air,” pungkas Saptari. (*)

Galih Pratama

Berkecimpung di industri media sejak 2014. Saat ini di infobanknews.com bertugas menulis dan menyunting artikel yang berkaitan dengan isu ekonomi, perbankan, pasar modal hingga industri keuangan non-bank (IKNB).

Recent Posts

Gebyar Ramadan Keuangan (GERAK) Syariah 2026 menghimpun dana sebesar Rp 6,83 triliun

Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mencatat pelaksanaan Gebyar Ramadan Keuangan Syariah (GERAK Syariah) 2026 berhasil menghimpun… Read More

3 hours ago

Catat! Ini Jadwal Pembagian Dividen WOM Finance

Poin Penting WOM Finance menetapkan pembagian dividen tunai maksimal 30 persen dari laba bersih 2025,… Read More

8 hours ago

Free Float 15 Persen Mulai Berlaku, Banyak Emiten yang Terancam Delisting?

Poin Penting BEI dan Kustodian Sentral Efek Indonesia resmi mengumumkan saham dengan konsentrasi kepemilikan tinggi… Read More

8 hours ago

DPR Minta Bank Sumut Tingkatkan Penyaluran Kredit UMKM

Poin Penting DPR menyoroti perlunya kebijakan kredit yang lebih berpihak pada masyarakat, terutama pelaku UMKM… Read More

10 hours ago

Ketidakpastian Hukum di Sektor Keuangan: Ketika Risiko Dikriminalisasi dan Harga Dianggap Kartel

Oleh Anto Prabowo, Dosen FEB UNS Solo DI tengah dinamika kebijakan ekonomi nasional, munculnya dua… Read More

20 hours ago

Cetak SDM Unggul, BSN Gandeng Universitas Terbuka

Dalam program tersebut, BSN memberikan dukungan pembiayaan pendidikan bagi pegawai aktif yang memenuhi kriteria, baik… Read More

20 hours ago