Mandiri Bidik Pertumbuhan Transaksi e-Commerce 30%
Jakarta – PT Bank Mandiri akan menyediakan layanan transaksi pembayaran melalui skema host to host payment kepada LG Innotek Indonesia untuk membantu mempermudah proses transaksi keuangan dan meningkatkan efisiensi pengelolaan likuiditas.
Senior EVP Commercial Banking Bank Mandiri Riduan mengatakan, melalui layanan ini, sistem TI keuangan LG Innotek Indonesia akan terintegrasi dengan sistem Bank Mandiri, sehingga dapat memfasilitasi transaksi yang bersifat realtime dan mengoptimalkan pemanfaatan sumber daya keuangan untuk pengembangan usaha.
“Kami berharap kerjasama ini dapat menjadi solusi keuangan terbaik bagi LG Innotek Indonesia untuk memenuhi permintaan berbagai komponen elektronik bagi group dan beberapa produsen produk elektronik terkemuka lain,” ujar Riduan, dalam keterangannya, di Jakarta, Rabu, 11 Oktober 2017.
Fasilitas host to host payment ini mencakup antara lain, pemberian informasi rekening, di mana LG Innotek Indonesia akan memperoleh informasi rekening yang terdaftar dalam fasilitas host to host, termasuk informasi rekening koran dan informasi rekening transaksi harian secara real time.
Sementara itu, dalam transaksi maka perintah pembayaran ke rekening menggunakan fasilitas antara lain inhouse transfer, transaksi payroll, kliring (SKN), RTGS dan telegraphic transfer (remittance valas). Melalui sinergi ini, Perseroan juga menyediakan layanan Mandiri Cash Management untuk memudahkan transaksi pembayaran ke vendor/supplier, utilily payment (Pajak, PLN, BPJS) dan Payroll.
“Sinergi ini menunjukan komitmen yang kuat, baik dari Bank Mandiri maupun LG Innotek Indonesia, untuk terus memberikan nilai bagi kemajuan industri elektronik di Indonesia,” tambah Pejabat Eksekutif Treasury Bank Mandiri Darmawan Junaidi. (*)
Poin Penting Kim Eungchul resmi mengundurkan diri dari jabatan Presiden Direktur PT Bank Woori Saudara… Read More
Poin Penting BNI Life dan Bulog kerja sama kelola Program Kesejahteraan Hari Tua karyawan. Pengelolaan… Read More
Poin Penting ASN Digital wajib diaktifkan oleh seluruh PNS dan PPPK mulai 2026 sebagai akses… Read More
Poin Penting IHSG sesi I naik 0,44 persen ke 8.984,47 dan sempat menembus level 9.000.… Read More
Poin Penting IHSG 2026 diproyeksikan di 9.000-9.600 oleh BNI AM, ditopang valuasi murah dan potensi… Read More
Poin Penting Cadangan devisa Indonesia naik menjadi USD156,5 miliar per akhir Desember 2025, meningkat dari… Read More