Sementara tiga bank BUMN lainnya, yakni PT Bank Negara Indonesia Tbk (BNI), PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BRI) dan PT Bank Tabungan Negara Tbk (BTN) masing-masing telah menyaurkan kredit infrastruktur sebesar Rp69,3 triliun, Rp29,7 triliun dan Rp6,6 triliun.
Baca juga: ADB Danai Infrastruktur Indonesia USD2 Miliar per Tahun
Anton menjelaskan, diproyeksikan kebutuhan pembiayaan infrastruktur Indonesia dari sektor jasa keuangan pada tahun 2015-2019 membutuhkan kucuran kredit sebesar Rp450 triliun. “Dengan hitungan satu tahun sekitar Rp90 triliun,” tukasnya.
Sementara terkait dengan proyek infrastruktur, lanjutnya, saat ini kebutuhan pembiayaan untuk pembangunan infrastruktur di Tanah Air lebih banyak di pembangkit tenaga listrik, transportasi laut dan pembangunan jalan. (*)
Editor: Paulus Yoga
Page: 1 2
Poin Penting BI menilai penurunan outlook Moody’s tidak mencerminkan pelemahan ekonomi domestik. Stabilitas sistem keuangan… Read More
Poin Penting PT Bukit Uluwatu Villa Tbk (BUVA) menegaskan tidak memiliki keterlibatan, baik langsung maupun… Read More
Poin Penting Celios pertanyakan pertumbuhan PDB 5,11 persen dipertanyakan, pasalnya konsumsi rumah tangga & PMTB… Read More
Poin Penting BCA menambah jaringan dari 1.242 cabang (2021) menjadi 1.270 cabang (Desember 2025) BCA… Read More
Poin Penting Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa melantik 40 pejabat eselon II di DJP dan… Read More
Poin Penting BCA Digital raih laba Rp213,4 miliar, ditopang DPK Rp14,3 triliun (+22%) dan kredit… Read More