Jakarta–PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (Mandiri) menyatakan siap bertanggung jawab atas permasalahan nasabah yang menjadi korban atas error sistem di layanan online-nya.
Hal itu disampaikan pihak Mandiri lewat corporate staff Mandiri, Ahmad Reza, usai menghadiri paparan publik atas rencana penerbitan obligasi berkelanjutan Mandiri di Hotel Four Season Jakarta. Menurut Reza, pihak Mandiri akan menganti dana nasabah yang hilang, maksimal lima hari kerja setelah kejadian.
“Sebenarnya sih bukan kehilangan. Ini masalah error aja. Sebenarnya dana tidak hilang. Kemungkinan hari Rabu atau lima hari sudah dibereskan dana nasabahnya,” kata Reza, di Jakarta, Senin, 5 Mei 2017.
Ia sendiri mengungkapkan, pihak Mandiri selalu bersikap kooperatif dan sigap terhadap nasabah. Namun dirinya memastikan bahwa masalah error tersebut telah diselesaikan. (Bersambung ke halaman berikutnya)
Page: 1 2
Poin Penting OJK menunjuk Bank Kalsel sebagai Bank Devisa sejak 31 Desember 2025 dengan masa… Read More
Poin Penting Presiden Prabowo mendorong riset kampus berorientasi hilirisasi dan industri nasional untuk meningkatkan pendapatan… Read More
PT Asuransi Jiwa BCA (BCA Life) berkolaborasi dengan PT Bank Central Asia Tbk (BCA) menghadirkan… Read More
Poin Penting Pengawasan OJK disorot DPR karena platform Dana Syariah Indonesia (DSI) masih dapat diakses… Read More
UOB Plaza yang berlokasi di distrik bisnis Jakarta, telah menerima sertifikat dan plakat GREENSHIP Existing… Read More
Poin Penting Pembiayaan UMKM BSI tembus Rp51,78 triliun hingga November 2025, dengan Rasio Pembiayaan Inklusif… Read More