Jakarta–PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (Mandiri) menyatakan siap bertanggung jawab atas permasalahan nasabah yang menjadi korban atas error sistem di layanan online-nya.
Hal itu disampaikan pihak Mandiri lewat corporate staff Mandiri, Ahmad Reza, usai menghadiri paparan publik atas rencana penerbitan obligasi berkelanjutan Mandiri di Hotel Four Season Jakarta. Menurut Reza, pihak Mandiri akan menganti dana nasabah yang hilang, maksimal lima hari kerja setelah kejadian.
“Sebenarnya sih bukan kehilangan. Ini masalah error aja. Sebenarnya dana tidak hilang. Kemungkinan hari Rabu atau lima hari sudah dibereskan dana nasabahnya,” kata Reza, di Jakarta, Senin, 5 Mei 2017.
Ia sendiri mengungkapkan, pihak Mandiri selalu bersikap kooperatif dan sigap terhadap nasabah. Namun dirinya memastikan bahwa masalah error tersebut telah diselesaikan. (Bersambung ke halaman berikutnya)
Page: 1 2
Poin Penting Pemkab Serang resmi memindahkan RKUD ke Bank Banten, ditandai penandatanganan PKS pada 9… Read More
Bank Muamalat Indonesia mencatat kinerja yang solid untuk layanan cash management system bernama Muamalat Digital… Read More
Poin Penting BTN telah menyalurkan KUR Rp2,72 triliun hingga Maret 2026, didominasi KUR kecil (75%)… Read More
Poin Penting BTN telah menyalurkan 6 juta unit KPR sejak 1976 hingga April 2026 dengan… Read More
Poin Penting ALTO luncurkan ASKARA Connect dan ASKARA Collab untuk mengintegrasikan pemantauan, pengelolaan, dan analisis… Read More
Poin Penting optimistis pertumbuhan KPR tetap positif dalam 3–5 tahun ke depan, dengan target peningkatan… Read More