Snapshot

Mandiri Investment Forum 2022

Wakil Menteri BUMN II Kartika Wirjoatmodjo saat menerima cinderamata dari Direktur Utama Bank Mandiri Darmawan Junaidi usai menyampaikan sambutan kunci pada Mandiri investment Forum 2022 di Jakarta, Rabu, 9 Februari 2022. Bank Mandiri bersama Mandiri Sekuritas serta didukung Kementerian Investasi kembali menyelenggarakan MIF 2022 sebagai dukungan kepada pemerintah yang tengah fokus mendorong investasi baik dari dalam ataupun luar negeri ke sector berkelanjutan dan digital, guna memenuhi kebutuhan pembiayaan pembangunan serta menangkap momentum pertumbuhan ekonomi. Langkah strategis ini sejalan dengan upaya Indonesia untuk bangkit dari dampak pandemi Covid-19, termasuk menjaga stabilitas ekonomi di dalam negeri.

erman subekti

Recent Posts

Proteksi Pemudik 2026, BRI Life Andalkan Produk Asuransi Digital MODI

Poin Penting BRI Life menghadirkan asuransi digital MODI-MOtraveling untuk melindungi pemudik Lebaran 2026 dari risiko… Read More

47 mins ago

BI Borong SBN Rp86,16 Triliun hingga Maret 2026, Buat Apa?

Poin Penting Bank Indonesia membeli Surat Berharga Negara (SBN) Rp86,16 triliun hingga 16 Maret 2026,… Read More

2 hours ago

BI Tegaskan Beli Tunai Dolar AS Tak Dibatasi, Ini Aturan Barunya

Poin Penting BI menegaskan tidak membatasi transaksi valuta asing, tetapi memperketat kewajiban dokumen underlying untuk… Read More

2 hours ago

BI Guyur Insentif KLM Rp427,1 Triliun di Awal Maret, Ini Porsi Himbara-Bank Asing

Poin Penting Bank Indonesia menyalurkan Insentif Likuiditas Makroprudensial (KLM) Rp427,1 triliun ke perbankan hingga minggu… Read More

3 hours ago

BNI Berangkatkan 7.000 Pemudik dalam Program Mudik Gratis BUMN 2026

Poin Penting Bank Negara Indonesia (BNI) memberangkatkan lebih dari 7.000 pemudik dalam Program Mudik Gratis… Read More

3 hours ago

Sambut Libur Panjang Nyepi dan Idul Fitri, Bank Raya Imbau Masyarakat Cermat Bertransaksi

Poin Penting Bank Raya memastikan layanan digital tetap optimal selama libur Hari Raya Nyepi 2026… Read More

4 hours ago