Mandiri Investasi Bidik AUM Rp58 Triliun di 2024, Begini Strateginya

Jakarta – PT Mandiri Manajemen Investasi atau Mandiri Investasi menargetkan nilai dana kelolaan atau asset under management (AUM) di 2024 akan tumbuh 11 persen menjadi Rp58 triliun.

“Target 2024 naik 11 persen dari 2023, di mana pada tengah tahun telah tercapai Rp55 triliun dan akhir tahun Rp58 triliun,” ucap Direktur Utama Mandiri Investasi Aliyahdin Saugi dalam Konferensi Pers di Jakarta, 18 Juli 2024.

Adi sapaan akrabnya, menyatakan bahwa, dalam mendukung pertumbuhan AUM tersebut, Mandiri Investasi menerapkan strategi pasif investment dari sisi portfolio indeks fund yang tercatat maupun tidak tercatat.

“Jadi dari kami memang strategi pasif investment dari sisi portfolio kita, strategi pasif listed maupun non listed index fund sudah ada di dua tahun terakhir memang diharapkan terus menjadi part of strategi Mandiri Manajer Investasi,” imbuhnya.

Baca juga: Mandiri Investasi Rilis Reksa Dana Mandiri ETF SRI-KEHATI, Cek Kelebihannya

Selain itu, Mandiri Investasi juga berfokus dalam indeks fund yang memiliki kepedulian terhadap lingkungan, sosial, dan governance atau ESG, seperti Reksa Dana Indeks Mandiri ETF SRI-KEHATI yang baru saja diluncurkan hari ini (18/7).

“Reksa Dana ESG indeks fund ETF SRI-KEHATI memiliki kepedulian secara nyata dengan produk yang dilakukan memperhatikan lingkungan, kita sih berharap scale-nya Mandiri Manajer Investasi, produk seperti ini dapat direach oleh masyarakat luas,” ujar Adi.

Adapun, Mandiri ETF SRI-KEHATI akan mengacu saham-saham pada indeks SRI-KEHATI sebagai underlying asset-nya dan berisi sejumlah emiten yang mengedepankan prinsip kepedulian terhadap lingkungan, sosial, dan governance atau ESG pada seluruh aspek bisnis dan operasionalnya.

Lalu, kebijakan investasi dari produk ini adalah minimum 80 persen dan maksimum seluruhnya dari Nilai Aktiva Bersih bersifat ekuitas yang diperdagangkan di BEI, serta terdaftar dalam indeks SRI-KEHATI.

Baca juga: BCA Rilis Reksa Dana Indeks Saham BIPI, Investasinya Mulai Rp10.000

Kemudian, minimum 0 persen dan maksimum 20 persen dari Nilai Aktiva Bersih pada instrumen pasar uang dalam negeri yang mempunyai jatuh tempo tidak lebih dari satu tahun dan/atau deposito, sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku di Indonesia.

Di sisi lain, karakteristik Reksa Dana indeks Exchange Traded Fund (ETF), memberikan fleksibilitas kepada investor untuk berinvestasi secara terdiversifikasi pada saham-saham unggulan dari berbagai sektor yang ada di Indeks SRI-KEHATI, investor dapat melakukan transaksi unit penyertaan Mandiri ETF SRI-KEHATI seperti bertransaksi pada instrumen saham. (*)

Editor: Galih Pratama

Khoirifa Argisa Putri

Bergabung dengan infobanknews.com sejak 2022. Lulusan Ilmu Komunikasi Universitas Gunadarma bertugas meliput dan menulis berita di Bursa Efek Indonesia (BEI) seputar pasar modal dan korporasi, serta perbankan dan Industri Keuangan Non-Bank (IKNB).

Recent Posts

Perkuat Tata Kelola dan Etika Digital, BSI Raih ISO Global 27701:2019

Poin Penting BSI meraih sertifikasi internasional ISO 27701:2019 sebagai bukti komitmen memperkuat perlindungan data pribadi… Read More

7 mins ago

Bank Mandiri Proyeksikan BI Rate Dipangkas 2 Kali pada 2026

Poin Penting Bank Mandiri memproyeksikan BI Rate hanya dipangkas maksimal dua kali pada 2026 dengan… Read More

20 mins ago

Prudential Indonesia Luncurkan PRUMapan

PT Prudential Life Assurance (Prudential Indonesia) meluncurkan PRUMapan, produkasuransi jiwa tradisional dengan Manfaat Dana Mapan… Read More

23 mins ago

Cara Lapor Pajak di Coretax untuk SPT 2025, Ini Panduan Lengkapnya

Poin Penting Cara lapor pajak di Coretax lebih praktis dengan fitur prepopulated, tetapi tetap membutuhkan… Read More

41 mins ago

Gubernur Tegaskan Pembayaran Gaji ASN via Bank Jambi Tetap Aman

Poin Penting Gubernur Jambi memastikan gaji ASN dan PPPK tetap dibayar meski Bank Jambi mengalami… Read More

58 mins ago

Seskab Teddy Ungkap Isi Pertemuan Prabowo dan Raja Yordania, Ini Rinciannya

Poin Penting Presiden Prabowo dan Raja Abdullah II membahas upaya mendorong perdamaian Gaza dan stabilitas… Read More

2 hours ago