Hery melanjutkan, pegawai Pupuk Indonesia nantinya dapat memanfaatkan layanan perbankan Bank Mandiri dengan lebih mudah, terutama untuk memenuhi kebutuhan rumah melalui KPR dengan jangka waktu lebih panjang dan bunga menarik. Adapun produk lain yang bisa diperoleh seperti tabungan, kredit tanpa agunan, kartu kredit, kendaraan bermotor sampai kredit serba guna..
Bank Mandiri juga akan menerbitkan kartu identitas berbasis smart card menggunakan e-money untuk pegawai Pupuk Indonesia. Nantinya, pegawai Pupuk Indonesia dapat menggunakan kartu identitasnya untuk melalukan pembayaran tol, busway, kereta api, berbelanja di gerai-gerai ritel, pembelian bahan baar kendaraan di SPBU, pembayaran parker dan transaksi lainnya.
Baca juga: Dana Repatriasi di Bank Mandiri Capai Rp30 Triliun
Sementara Achmad Tossin Sutawikara menilai, kerja sama ini dapat mendukung penguatan sinergi Badan Usaha Milik Negara (BUMN) serta membantu Pupuk Indonesia dalam memenuhi kebutuhan layanan keuangan pegawai.
“Kami percaya bahwa pegawai Pupuk Indonesia dapat terbantu dalam memenuhi kebutuhan layanan finansialnya melalui sinergi dengan Bank Mandiri,” sambung Tossin. (*)
Page: 1 2
Poin Penting Bank Mandiri mencermati risiko global (geopolitik, kebijakan perdagangan, volatilitas komoditas) serta dampak penurunan… Read More
Poin Penting IHSG ditutup turun 0,53 persen ke level 8.103,87, dengan mayoritas saham terkoreksi (349… Read More
Poin Penting Seorang siswa SD di NTT bunuh diri karena orang tuanya tak mampu membeli… Read More
Poin Penting Bank Mandiri membukukan laba bersih Rp56,3 triliun pada 2025, ditopang pertumbuhan kredit 13,4… Read More
Poin Penting Keberadaan debt collector berperan sebagai credit collection support yang menjaga likuiditas, menekan risiko… Read More
Poin Penting Aset kelolaan DPLK Avrist tumbuh 9,24% menjadi Rp1,32 triliun hingga Desember 2025, dengan… Read More