News Update

Mandiri Gandeng Walt Disney Luncurkan E-money Edisi Starwars

Jakarta – PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (Bank Mandiri) bekerja sama dengan The Walt Disney Company Indonesia meluncurkan kartu prabayar e-money edisi khusus Starwars: The Last Jedi.

Direktur Distributions Bank Mandiri Hery Gunardi mengungkapkan, penerbitan uang elektronik edisi khusus ini sejalan dengan strategi Bank Mandiri dalam pengembangan bisnis uang elektronik, yakni melalui penerbitan uang elektronik edisi khusus yang inspiratif dan unik.

Hal ini juga merupakan langkah awal dari kerjasama strategis antara Bank Mandiri dengan The Walt Disney Company Indonesia di mana pengembangan produk akan dilakukan bersama antara kedua belah pihak.

“Melalui inovasi tampilan uang elektronik ini, kami ingin menegaskan komitmen kami mengembangkan bisnis uang elektronik dan mendukung Gerakan Nasional Non Tunai” ujar Hery di Jakarta, Rabu 13 Desember 2017.

Hery menambahkan, peluncuran e-money ini juga bertujuan untuk meningkatkan minat masyarakat khususnya penggemar film legendaris Starwars untuk menggunakan uang elektronik.

“Karakter dan kisah Star Wars dekat dan diterima dengan baik oleh masyakat Indonesia dari segala usia. Kami bangga dapat berkolaborasi dengan Mandiri melalui produk unik yang khusus diciptakan untuk para penggemar kami di Indonesia,” tambah Mochtar Sarman, Disney Consumer Products Director, The Walt Disney Company, Indonesia.

Selain tampilan edisi khusus, Hery melanjutkan, strategi Bank Mandiri lainnya adalah dengan memperluas jaringan merchant penerima uang elektronik Mandiri e-money, menyediakan sarana isi ulang, membangun cashless society, meningkatkan produksi kartu, memudahkan akses pembelian kartu untuk customer serta melakukan edukasi kepada masyarakat.

E-money edisi Starwars:The Last Jedi sendiri dapat dibeli di beberapa merchant online seperti www.blibli.com ,www.dinomarket.com,www.bhinneka.com, www.es.id , dan www.jd.id  serta merchant lain yang bekerja sama dengan Bank Mandiri.

Sebagai informasi, hingga November 2017, uang elektronik berlogo e-money yang telah diterbitkan Bank Mandiri mendekati 13 juta kartu dengan jumlah transaksi lebih dari 510 juta transaksi dan  nilai  transaksi mencapai Rp 5,45 triliun.(*)

Suheriadi

Recent Posts

OJK Targetkan Aset Asuransi Tumbuh hingga 7 Persen di 2026

Poin Penting OJK menargetkan aset asuransi tumbuh 5-7 persen pada 2026, seiring optimisme kinerja sektor… Read More

21 mins ago

OJK Targetkan Kredit Perbankan Tumbuh hingga 12 Persen di 2026

Poin Penting OJK memproyeksikan kredit perbankan 2026 tumbuh 10–12 persen, lebih tinggi dibanding target 2025… Read More

1 hour ago

Kekerasan Debt Collector dan Jual Beli STNK Only Jadi Alarm Keras Industri Pembiayaan

Poin Penting Kekerasan debt collector dan maraknya jual beli kendaraan STNK only menggerus kepercayaan publik,… Read More

2 hours ago

OJK Wanti-wanti “Ormas Galbay” dan Jual Beli STNK Only Tekan Industri Pembiayaan

Poin Penting OJK menegaskan peran penagihan penting menjaga stabilitas industri pembiayaan, namun wajib diatur rinci,… Read More

3 hours ago

Sidak Industri Baja, Purbaya Kejar Potensi Tunggakan Pajak Rp500 Miliar

Poin Penting Menkeu Purbaya sidak dua perusahaan baja di Tangerang yang diduga menghindari pembayaran PPN… Read More

3 hours ago

Bank Mandiri Catat Pembiayaan Berkelanjutan Rp316 Triliun Sepanjang 2025

Poin Penting Pembiayaan berkelanjutan Bank Mandiri mencapai Rp316 triliun pada 2025, tumbuh 8% yoy, terdiri… Read More

4 hours ago