News Update

Mandiri Gandeng WAGE Resmikan Pembangunan BOT Graha Mantap

Jakarta – PT Bank Mandiri (Persero) Tbk, bersama dengan PT Wijaya Karya Bangunan Gedung Tbk (WEGE) melakukan kerjasama dalam pembangunan proyek kantor Graha Mantap.

Hadir Direktur Utama WEGE Nariman Prasetyo bersama Direktur Utama Bank Mandiri Kartika Wirjoatmodjo didampingi oleh Direktur Keuangan & Strategi Panji Irawan dan SVP Corporate Real Estate Bank Mandiri Koga Husin, serta Direktur Utama PT Wijaya Karya (Persero) Tbk Tumiyana untuk melakukan peletakan batu pertama sebagai peresmian dimulainya Pembangunan Proyek Gedung Graha Mantap, Menteng, Jakarta, Jumat (18/10).

Acara seremonial sendiri ditandai dengan prosesi pemecahan kendi di atas alat berat excavator sebagai simbol dimulainya pekerjaan konstruksi. Pada proyek ini, WEGE mengembangkan bisnis konsesi melalui pembangunan gedung kantor di atas lahan milik Bank Mandiri dengan pola kerjasama BOT (Build, Operate, Transfer) selama 30 tahun.

Dalam sambutannya Kartika mengatakan, bahwa kerjasama ini menjadi salah satu bentuk sinergi BUMN antara Bank Mandiri dengan WEGE sebagai anak perusahaan PT Wijaya Karya (Persero) Tbk, untuk mengoptimalisasikan aset properti Bank Mandiri yang berada di lokasi strategis.

”Meskipun sesama BUMN, kami tetap memastikan bahwa penetapan WEGE sebagai kontraktor pembangunan Graha Mantap ini telah melalui proses tender yang mengedepankan prinsip tata kelola perusahaan yang baik sehingga diperoleh pemenang dengan penawaran terbaik”, kata Kartika di Jakarta, Jumat 18 Oktober 2019.

Bangunan yang menelan biaya investasi Rp211 miliar ini, akan berdiri di atas lahan seluas 4.428 m2 dengan total luas bangunan Gedung kurang lebih 11.964 m2, terdiri dari 12 lantai untuk fungsi kantor dan 1 lantai semi basement dengan fungsi komersial di lantai ground floor. Bangunan Gedung tersebut terdiri dari kantor untuk Mandiri Office dan Kantor Publik 9.495 m2, area komersial 340 m2, parkir dan penunjang 2.104 m2. Targetnya, proyek ini selesai pada Desember 2020 dengan masa pemeliharaan 12 bulan.

Menurut Nariman, sebagai Total Solution Contractor yang berpengalaman yang mengutamakan safety dan quality di setiap pekerjaan, WEGE optimis dapat mengerjakan proyek ini tepat waktu dan memberikan hasil yang terbaik sesuai dengan harapan costumer. “Konsesi ini nantinya akan memberikan tambahan revenue WEGE di tahun 2021,” jelas Nariman.

Perkantoran tersebut rencananya akan dihuni oleh anchor tenant, yaitu Bank Mandiri Taspen (Bank Mantap) yang merupakan anak perusahaan Bank Mandiri sebesar kurang lebih 80% luasan dari luas total. (*)

Editor: Rezkiana NP

Suheriadi

Recent Posts

Program Gentengisasi Prabowo, Menkeu Purbaya Proyeksi Anggaran Tak Sampai Rp1 T

Poin Penting Menkeu Purbaya memproyeksikan anggaran program gentengisasi sekitar Rp1 triliun, bersumber dari dana cadangan… Read More

1 hour ago

Fundamental Kokoh, Bank BPD Bali Catatkan Pertumbuhan Positif dan Rasio Keuangan Sehat

Poin Penting Bank BPD Bali mencatat laba bersih Rp1,10 triliun (tumbuh 25,39 persen yoy), aset… Read More

1 hour ago

Demutualization of the IDX, a “Bloodless” Coup Three OJK Commissioner Resign Honourably

By: Eko B. Supriyanto, Editor-in-Chief of Infobank Three commissioners of the Financial Services Authority (OJK)… Read More

2 hours ago

Danantara Dukung Reformasi Pasar Modal dan Kebijakan Free Float OJK, Ini Alasannya

Poin Penting Danantara menyatakan dukungan penuh terhadap reformasi pasar modal yang digulirkan OJK, termasuk kebijakan… Read More

3 hours ago

Prabowo Kumpulkan Tokoh dan Ormas Islam di Istana, Mensesneg Buka Suara

Poin Penting Presiden Prabowo bertemu tokoh dan ormas Islam di Istana untuk berdiskusi dan menampung… Read More

3 hours ago

Purbaya soal Ancaman Turun Peringkat MSCI: Pemerintah Ambil Langkah Tepat

Poin Penting Pemerintah menanggapi peringatan MSCI dengan berkomitmen meningkatkan transparansi pasar modal, termasuk terkait porsi… Read More

3 hours ago